Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP – Sat Reskrim Polres Buton Utara menyerah dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Kasulatombi, Kecamatan Kulisusu Barat, Tahun Anggaran 2019 dan 2020 ke pihak Kejaksaan Negeri Muna, Kamis (07/04).

Kasat Reskrim Polres Buton Utara, AKP Laode Sumarno, S.Sos saat dihubungi media menyebutkan bahwa, pihaknya telah menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana desa Kasulatombi, Kecamatan Kulisusu Barat, yang bersumber dari APBN tahun 2019 dan 2020. Adapun dana desa yang dimaksud yaitu pada Pekerjaan Fisik Pembangunan Rumah Dermaga, Jalan Usaha Tani, Jalan Lingkungan, Saluran Drainase, Lapangan Futsal dan Penyertaan Dana Bumdes.

Penyerahan dua tersangka dugaan korupsi Dana Desa oleh Polres Buton Utara kepada Kejari Muna

“berdasarkan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Buton Utara, nilai kerugian dari kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Desa yang bersumber dari APBN TA. 2019 dan TA. 2020 di Desa Kasulatombi Kecamatan Kulisusu Barat pada Pekaerjaan Fisik Pembangunan Rumah Dermaga, Jalan Usaha Tani, Jalan Lingkungan, Saluran Drainase, Lapangan Futsal dan Penyertaan Dana Bumdes, sebesar Rp. 628.149.665,00.

Dikatakan, dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi yang diserahkan kepada Kejari muna, yakni pria berinisial EA yang berstatus kepala desa Kasulatombi (non aktif) dan pria berinisial HY berstatus wiraswasta. Penyerahan tersangka dan barang bukti dilaksanakan di ruang Pidsus Kejari Muna, oleh Kanit Tipidkor polres Buton Utara, Bripka Fajar Lumanto dan diterima oleh Jaksa Penuntut Umum, Sahrir, SH., selaku Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Muna.

” Kini kedua tersangka menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Muna,” ucapnya.

Untuk diketahui, dasar penyerahan tersangka dan barang bukti perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa tahun anggran 2019 dan 2020 di Desa Kasulatombi yakni,

a).  Laporan Polisi Nomor : LP/A/59/IX/2021/Sultra/Res Buton Utara, tanggal 01 September 2021;

b). Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprin. Sidik/105/IX/2021/Satreskrim, tanggal 02 September 2021;

c). Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan Nomor : B / 38 / IX / 2021 / Satreskrim, tanggal 02 September 2021.
             
d). Surat Kepala Kejaksaan Negeri Muna Nomor : B-581/P.3.13/Ft.1/04/2022, tgl 05 April 2022 perihal pemberitahuan hasil penyidikan perkara pidana tindak pidana korupsi an. tersangka berinisial HY

baca juga: Diancam Akan Dibunuh Oleh Mantan Ketua DPRD Butur Diwan, Politisi Golkar Sujono Batal Lakukan Perjalanan Dinas dan Langsung Lapor Polisi

e). Surat Kepala Kejaksaan Negeri Muna Nomor : B-582/P.3.13/Ft.1/04/2022, tgl 05 April 2022 perihal pemberitahuan hasil penyidikan perkara pidana tindak pidana korupsi an. tersangka berinisia EA.

f). Surat Kapolres Buton Utara, Nomor  : R / 53.c /IV/2022/Satreskrim, tanggal 06 April 2022 perihal pengiriman tsk dan BB inisial EA

g). Surat Kapolres Buton Utara, Nomor  : R / 03.b /IV/2022/Satreskrim, tanggal 06 April 2022 perihal pengiriman tsk dan BB inisial HY.(**)