– Operasi Lilin Anoa 2016

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Dalam rangka memperingati perayaan Natal Tahun 2016, Polsek Gu bersama Koramil 1413-10/Gu melakukan pengamanan Operasi Lilin Anoa tahun 2016 di Pospam Gereja Santa Maria Ratu Damai Desa Lakapera Kabupaten Buton Tengah.

Aparat gabungan TNI dan Polri yang siaga melakukan pengamanan diperkirakan kurang lebih 15 personil. Saat dikonfirmasi oleh Baubau Post pada Minggu (25/12), Kapolsek Gu Ipda Muhammad Tahir SH mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Buteng dan Koramil 1413-10/Gu selalu mengadakan koordinasi dan kerjasama dalam melakukan patroli maupun penjagaan.

“Kami dari pihak Polsek Gu bersama pemerintah daerah dan pihak Koramil selalu berkoordinasi, kami melakukan patroli bareng-bareng, jaga bareng-bareng di Desa Lakapera dan di semua wilayah Kecamatan Gu. Dan sampai saat ini belum ada laporan tentang masalah kejadian dan sebagainya,” ucapnya.

Ipda Muhammad Tahir SH juga mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat Kecamatan Gu secara umum, agar dapat terus menjaga stabilitas keamanan di masyarakat, salah satunya dengan menghindari mengkonsumsi minuman keras (miras).
“Dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru ini kami sebagai aparat Kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat kecamatan Gu agar menghindari adanya miras, karena menurut hemat kami, semua sumber masalah itu hampir seratus persen bersumber dari miras. Nah kalau ini bisa kita tekan, bisa kita berikan pemahaman kepada warga, terutama kepada remaja-remaja kita, kalau ini bisa kita kendalikan maka insya Allah kita semua akan aman,” imbaunya.

Ditempat terpisah, Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf Salimin menjelaskan, jalur komando yang dipakai oleh pihaknya merupakan perintah yang selalu bersumber dari Panglima TNI dan turun hingga kelapisan bawah. Bila ada perayaan Natal bagi umat Khatolik maka secara otomatis pihak Koramil wajib mengadakan pengamanan pada gereja, yang terdapat di wilayah teritorialnya.

“Kalau kami dari TNI itu jalur komandonya dari Panglima TNI, kemudian turun ke Pangdam, kemudian turun ke Danrem, kemudian turun ke Dandim, dan selanjutnya dari Dandim turun ke Danramil. Dalam rangka peringatan hari Natal seperti ini, untuk di wilayah-wilayah kami yang ada gereja maka otomatis kami dari Koramil turun melakukan pengamanan memback-up rekan-rekan dari Kepolisian,” pungkasnya.

Kapten Salimin juga menjabarkan bahwa mengenai strategi pengamanan, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Gu dalam mensterilkan lokasi dari hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia selaku Danramil di Kecamatan Gu juga mengaharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak saling mengejek dengan penganut agama yang berbeda keyakinan.
“Dalam hal ini tentunya kami sama-sama dengan rekan-rekan dari Polsek Gu, tentunya kami akan bagi personil. Pesan kami sebagai aparat TNI, marilah kita secara bersama-sama menjaga keamanan, karena keamanan ini bukan hanya tugasnya aparat TNI dan Kepolisian, tapi merupakan tugas kita semua termasuk semua lapisan masyarakat, kemudian kita jangan saling mengejek penganut agama lain, kita harus saling tenggang rasa dan menghargai pemeluk agama lain,” tutupnya.(*)