Laporan: Yusri

Jakarta, — Presiden Joko Widodo resmi melantik dua menteri dan tiga wakil menteri atau wamen hasil reshuffle Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6).

Dua orang yang dilantik jadi menteri adalah Ketum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan dan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Sementara tiga wakil menteri yang dilantik yakni Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni sebagai Wamen ATR/BPN. Kemudian John Wampi Watipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Sekjen PBB Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya pada bangsa dan negara,” ucap Jokowi yang ditirukan para pejabat yang dilantik.

Usai pembacaan sumpah, Jokowi menyalami Zulhas dan Hadi sebagai menteri serta tiga orang lainnya sebagai wakil menteri baru. Kemudian, Sekretariat Presiden mengambil foto Jokowi dengan para menteri dan wakil menteri yang telah dilantik.

Zulkifli Hasan merupakan salah satu elite politik di tanah air. Ia merupakan Ketua Umum PAN dan sempat menjabat sebagai Ketua MPR periode 2014-2019 lalu.

Sementara Hadi selama ini dikenal sebagai tokoh militer. Jabatan terakhirnya sebagai Panglima TNI 2017-2021. Ia sempat menjabat sebagai Kepala Staf TNI AU. Belakangan ini Hadi disibukkan dengan gelaran MotoGP yang menjabat sebagai Komandan Lapangan MotoGP Mandalika.

baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bertemu Disabilitas Penggerak Ekonomi di Baubau dan Mengapresiasi Wawan Erwiansyah

Reshuffle kabinet pada Rabu kali ini merupakan rangkaian dari sejumlah perombakan yang pernah dilakukan oleh Jokowi beberapa kali sebelumnya yang juga kerap dilakukan pada hari Rabu.

Petinggi partai koalisi juga terlihat hadir diistana ketika presiden melantik Zulkifli Hasan dan Hadi menjadi mentri dikabinet presiden Jokowi untuk sisa masa jabatan 2022-2024. (**)