Arsa: Terget Kita di Bulan November Ini Sudah Harus Tercapai

BAUBAU, BP- Program Eliminasi Kaki Gajah (Filariasis) yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau guna mengantisipasi penularan cacing filaria di masyarakat, rupanya mendapatkan respon positif dari sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) salah satunya Puskesmas Lowu-lowu.

Saat dikonfirmasi Baubau Post, Senin (18/11) Kepala Puskesmas Lowu-lowu Arsa SKM mengungkapkan, sejauh ini implementasi program pembagian obat filariasis berjalan efektif. Kendati demikian, masih ada beberapa warga yang belum mendapatkan obat cacing tersebut.

Pasalnya setiap kali petugas kesehatan datang berkunjung, tidak banyak dari mereka yang berada dirumah karena harus bekerja di luar wilayah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Menanggapi hal itu, Arsa menargetkan program filariasis sudah harus tuntas pada akhir November 2019 mendatang.

” Pembagian obat kaki gajah belum selesai. Di Puskesmas Lowu-lowu baru 2 kelurahan yakni Kolese dan Kalia-lia,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam waktu dekat pihak Puskesmas Lowu-lowu akan kembali melakukan kunjungan (Door to door-red) ke rumah warga. Diketahui, kegiatan itu dilakukan secara rutin untuk menjangkau masyarakat khususnya yang belum menerima obat sama sekali.

” Pembagian obat kaki gajah rencananya akan dilaksankan pekan ini di Kelurahan Lowu-lowu. Puskesmas membagikan secara door to door, namun kendalanya kadang orangnya tidak ada di rumah sehingga harus dikunjungi ulang agar mereka bisa mendapatkan obat filariasis,” tandasnya. (#)

Peliput: Nelvida A

Pin It on Pinterest