Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Rupanya Puskesmas Sulaa Kota Baubau yang mengeluarkan surat keterangan rapid tes kepada tiga anggota DRPD Buton Tengah (Buteng) yang menyatakan bahwa hasil rapid tesnya non reaktif, padahal kenyataannya tiga anggota DRPD Buteng tersebut dinyatakan positif corona.

-H Hasiri, salah satu anggota DPRD Buteng yang positif corona bebas jalan-jalan karena mendapatkan surat keterangan rapid tes non rekatif dari Puskesmas Sulaa Baubau

Bedasarkan data berupa nama yang tertera dalam surat keterangan rapid test ketiga anggota DRPD Buteng yang dimaksud yaitu Hendi Syafrini (28), Hasiri (62), dan Rosmaya (47). Ketiganya dengan menggunakan surat ‘sakti’ keterangan dari Puskesmas Sulaa itu berhasil melakukan perjalanan keluar daerah menggunakan pesawat.

Surat keterangan rapid tes nonrekatif yang dikeluarkan Puskesmas Sulaa Baubau untuk anggotra DRPD Buteng yang positif Corona

Surat keterangan rapid test itu berkop “Gugus Tugas Percepatan Penanganan COrona Virus Diseas (Covid-10) Kota Baubau, dimana terdapat tandatangan Tim Medis Gugus Covid-19 Kota Baubau dr Lukman SpPD disertai tanda stempelnya. Selain itu juga terdapat tandatangan dokter pemeriksa yang berasal dari Puskesmas Sulaa disertai dengan tanda stempelnya.

Surat keterangan itu sendiri dikeluarkan pada tanggal 24 Juli 2020 dan paraf terbarunya tertera tanggal 26 juli 2020. Untuk mendapatkan penjelasan mengapa surat ini bisa sampai keluar untuk tiga anggota DPRD Buteng yang sudah dinyatakan positif corona, pihak Baubau Post belum mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak Puskesmas Sulaa.

Namun sejauh ini Pemkot Baubau yang dipimpin langsung oleh Sekda Kota Baubau Dr Roni Muhtar telah melakukan rapat dengan pihak Puskesmas se Kota Baubau dan dalam pertemuan itu Sekda memberikan warning kepada Puskemas agar tidak gegabah lagi mengeluarkan surat keterangan Rapid Test. (***)

Pin It on Pinterest