Yang Salah Kalau Kampanye, Membusukkan dan Memfitnah Kandidat Lain!

Oleh: Yuhandri Hardiman

Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Baubau Dr H AS Tamrin MH dan La Ode Ahmad Monianse berpose dengan sejumlah kader dan Tim pemenangan. Foto ketiga dari kiri, sesepuh PDIP Naim Saafi bersama bersama yang lainnya menyimak sambutan AS Tamrin

BAUBAU, tribunbuton.com – Kehadiran Walikota Baubau AS Tamrin di Rakercabsus DPC PDIP Kota Baubau di Gedung Pancasila, Kamis (21/12) kapasitasnya sebagai Walikota Baubau. Soal dirinya berpasangan dengan La Ode Ahmad Monianse sebagai Balon Walikota dan Wakil Walikota Baubau periode 2018/2023, itu akan diluruskan dalam deklarasi nanti.

“Panwaslu banyak Kepala Dinas saya diproses karena hadiri Maulid,” kata AS Tamrin yang meluruskan kalau dia dalam kapasitas sebagai Walikota yang masih aktif.

DPC PDI Perjuangan menggelar Rapat Kerja Khusus (Rajercabsus) dengan tema Pemenangan Walikota dan Wakil Walikota Baubau Dr AS Tamrin MH dan La Ode Ahmad Monianse periode 2018/2023. Kegiatan dihadiri ormas, kader PDIP, para ketua partai, dan sejumlah elemen masyarakat.

AS Tamrin dalam sambutannya mempertegas kalau ia masih walikota dan belum secara resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Walikota. “Kita juga tau aturan kok, pelajari dulu kita juga tau hukum,” katanya.

Mengenai kegiatan yang digelar PDIP, menurutnya bukan kampanye melainkan Rakercabsus dan ia hadir sebagai pembina partai. Yang tidak boleh kata Tamrin adalah menggelar kampanye dengan membusukkan dan memfitnah Balon Walikota/wakil walikota lainnya.

AS Tamrin menjelaskan jika ia menjaga kapasitasnya sebagai walikota di setiap kesempatan diundang dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M. Digambarkan jika tidak ada pesan penggiringan politik dalam kegiatan yang ia hadiri.

“Kita diundang maulid ada yang teriak lanjutkan…! Sebaikx jangan teriak, karena tanpa teriak itu pun saya optimis dan pasti maju kembali,” katanya, teriakan lanjutkan di kegiatan Maulid adalah spontanitas.

“Saya tidak mau takabur. Saya kan masih Walikota, masa disebut calon Walikota…! Nanti mendaftar resmi dan masa jabatan selesai baru menjadi Calon,” urainya.

Dia menjelaskan jika dia sudah lama mengenal Ahmad Monianse sejak masih berkecimpung di LSM. Sejarah ia berpasangan dengan Ahmad Monianse menurutnya memiliki liku yang panjang yakni melalui survei dan diplenokan di tingkat DPP.

“Itu diplenokan bukan main tunjuk. Dan Monianse surveinya bagus,” jelasnya.

Pasangan AS Tamrin sudah mengantongi SK PAN, PDIP, dan Nasdem. Sedangkan Golkar masih menunggu proses.(**)

Pin It on Pinterest