Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Beberapa hari terakhir ini sejumlah akun di media sosial Facebook ramai menguplaod foto pemandangan masjid agung keraton Buton saat penyelenggarakan tradisi malam Qunud atau dalam bahasa setempat disebut malona Qunua, yang dilakukan setiap hari ke-15 Ramadhan atau malam ke-16, umat muslim di eks-Kesultanan Buton khususnya Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Nawir sebagai salah satu pegawai honorer Humas Protokol Sekertariat Daerah (Setda) Kota Baubau dibidang dokumetasi pimpinan, merupakan pemilik foto pemandangan masjid Agung Keraton saat penyelenggaraan malam qunud. Foto tersebut diambil pada Rabu dini hari (28/04), saat dirinya melaksanakan tugas dokumentasikan kegiatan pejabat Pemkot Baubau yang mengijuti tradisi malam qunud.

Pemandangan masjid agung keraton Buton saat penyelenggarakan tradisi malam Qunud (foto Nawir, Humas Protokol Setda Kota Baubau)

” Iyah foto pemandangan masjid itu saya ambil beberapa malam lalu, saat pelaksanaan malam qunud di masjid agung keraton,” ujar Nawir saat ditemui Baubau Post, Kamis (29/04).

a mengatakan, hasil fotonya tersebut kemudian ia unggah pada halaman akun facebooknya. Tak lama berselang dirinya kaget dengan melihat sejumlah akun yang ikut membagikan foto tersebut, baik melalui media Facebook maupu Whatsapp.

” Saya tidak sangka-sangka foto tersebut bisa sampai viral, mungkin itu dikarenakan momen di foto tersebut atau mu gki bisa jadi mengobati rasa rindu masyaarakat buton yang ada di perantauan, sehingga banyak dari mereka yang membagikan unggahan tersebut,” ungkapnya.

Nawir

Melihat banyaknya respon masyarakat terhadap hasil karya foto miliknya, Nawir merasa senang dan menyambut baik atas apresiasi yang diberikan kepada masyarakat.

baca juga: novasi Layanan Administrasi di Era Pandemi, BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Pandawa

” Saya tidak masalah jika banyak masyarakat yang mengupload atau menjadikan foto tersebut menjadi status di Facebook maupun Whatsapp. Namun yang tidak etis menurut saya, jika oknum masyarakat yang menempelkan namanya pada foto tersebut seakan-akan foto tersebut merupakan hasil karyanya,” pungkasnya. (*)

Pin It on Pinterest