– Masyarakat Diharap Jaga Situasi Aman

Peliput: Hengki TA

BAUBAU, BP – Kecamatan Batupoaro menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan bagi unsur pemerintah dan masyrakat khususnya lingkup Kecamatan Batupaoaro, yang di adakan di Aula Kantor Camat Batupoaro, Kamis (01/12).
Camat Batupoaro, Firman Ardiansyah AP mengatakan, kegiatan tersebut untuk menyikapi persoalan mengenai aksi unjuk rasa 2 Desember (Aksi 212), dan sekaligus menyikapi maslah Kamtibmas khsusunya di Kecamatan Batuparo.
“Ini merupakan arahan langsung dari pimpinan pusat, maupun pimpinan di derah melalui Walikota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, untuk menjaga stabilitas sekaligsu mensosialisasikan wawasan kebangsaan,” jelasnya.
Danramil Wolio, Mayor Inf Bukhari Zau, yang ikut serta dalam kegiatan, sekaligus membawakan materi mengenai sosialisasi wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan Kodim 1413/Buton, untuk melakukan penanaman nilai kebangsaan, agar memahami bahwa warga negara yang cinta terhadap tanah air.
“Kita inikan rentan terhadap perpecahan dan konflik, dengan kita memberikan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan, bahwsannya kita ini berbeda-beda tetapi tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.
Diharapkan masyrakat dapat memahami situasi dan kondisi bangsa saat ini, dan masyarakat kedepan bisa lebih mencintai NKRI. Sehingga dapat menilai apabila ada kegiatan negatif akan lebih waspada.
“Apabila ada kejadian diwilayah bisa disampaikan kepada pihak yang berwajib dan yang berkaitan denggan hal-hal perpecahan di anatar kita maka bisa dilaporkan kepada kami,” jelasnya.
Selain itu, Kapolsek Walio, AKP Muhammad Salam SH MH, ikut hadir dan memberikan arahan kepada masyarakat Kecamatan Batupoaro. Menurutnya hingga saat ini, situasi Kamtibmas mulai kondusif, walaupun ada beberapa lingkungan yang masih ada sedikit gesekan. Sehingga pihaknnya berterima kasih kepada masyrakat di Kecamayan Batupoaro yang turut berperan membantu dan selalu menjaga situasi Kamtibmas
“Bone-bone dan Tarafu sudah kondusif, walaupun sebenarnnya, apabila dilihat dari kasat mata agak kondusif. Akan tetapi masi banyak yang memicu, yang melakukan pelemparan dan memancing sehingga membuat keadaan tidak kondusif,” tutupnya.(*)