Kegiatan Haroa Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Kasulana Tombi

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Dalam rangka upaya memelihara salah satu situs sejarah Kesultanan Buton yakni tiang bendera Kesultanan Buton atau Kasulana Tombi, Pemerintah Baubau melakukan revitalisasi. Itu ditandai dengan peletakan batu pertama revitalisasi pada kawasan Kasulana Tombi, Rabu (23/09).

Kegiatan Haroa Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Kasulana Tombi
Kegiatan Haroa Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Kasulana Tombi

Walikota Baubau, Dr H AS Tamrin MH saat di temui usai kegiatan Haroa Peletakan Kasulana Tombi di Baruga Keraton Kesultanan Buton mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Baubau saat ini merupakan bentuk perhatian dan pemeliharaan situs cagar budaya yang di tinggalkan oleh para leluhur terdahulu.

” Maka wajiblah bagi kita semua untuk memeliharanya. Ketika kita lihat dengan kondisi sudah menghawatirkan begini, dia apakan, makanya itu,” kata ujar As Tamrin.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini secara tegas mengingatkan kepada para pihak yang akan mengerjakan revitaslisasi Kasulana Tombi untuk bekerja dengan Ikhlas dan maksimal dalam melakukan tugasnya.

” Bahkan terhadap pemborong yang akan mengerjakan ini (revitalisasi-red), jangan melihat dari aspek keuntungan, jangan dilihat sebagai proyek ini. Tapi harus sebagai amal, oleh sebab itu dia harus bekerja betul-betul dan kerahkan seluruh potensi dan kemampuannya, untuk betul-betul dia bisa berdiri dan tegak kembali ini kasulana tombi,” ucapnya.

Lanjut, kata AS Tamrin pihaknya juga bakal megusulkan, Benteng keraton, Kasulana Tombi, Masjid Agung Keraton Buton dan Batu Popaua menjadi satu kawasan cagar budaya sebagai warisan dunia. ” Ini yang akan kita usulkan sebagai warisan cagar budaya yang tidak ada di mana-mana,”terangnya.

Tak lupa Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan peninggalan dan nilai-nilai budaya Kesultanan Buton.

Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan peletakan batu pertama revitalisasi Kasulana Tombi, beberapa pemuda keraton dan anggota organisasi mahasiswa mencoba menghentikan kegiatan tersebut. Namun setelah berdiskusi dan bersepakat bersama pihak pemerintah melalui Sekda Kota Baubau, Roni Muhtar, kegiatan peletakan batu pertama revitalisasi berjalan lancar. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest