Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Rumah adat Muna yang dikenal dengan sebutan Bharugano Wuna yang telah diresmikan Plt Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Saleh Lasata direncanakan sebagai tempat museum studi bagi masyarakat.

Rumah adat Bharugano Wuna juga dijadikan tempat peninggalan benda pusaka kerajaan-kerajaan Muna hingga akan dijadikan tempat belajar (Studi) bagi masyarakat Muna maupun masyarakat yang berkunjung.

Bupati Muna LM Rusman Emba menceritakan asal disebutnya rumah adat Bharugano Wuna lambu Bhalano. Menurutnya sebelum kerajaan Muna berdiri sementara kamali setelah kemerdekaan, sehingga kami mengambil tengahnya dikerajaan masih berdiri dan berjalan namanya kerajaan Bharugano.

“Semua cerita sejarah yang terbuat dalam buku dan peninggalan sejarah nanti akan di museumkan di rumah adat dengan tujuan generasi muda dapat mengetahui sejarah maupun peninggalan benda pusaka para raja,” jelasnya.

Lanjutnya, Pembangunan rumah ada sebagai satu referensi bahwa pada zaman Muna memiliki peradaban besar.

“Bangunan rumah adat akan kita hidupkan sebagai tempat untuk belajar dan berlatih tari-tarian, ini semua untuk tetap melestarikan budaya Muna,” tutupnya. (*)

Pin It on Pinterest