Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BP-.Berdasarkan SK-4 Mentri dan Edaran Gubernur Sulawesi Tenggara terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Sekolah, maka sekolah-sekolah di Kota Baubau Sulawesi Tenggara sudah mulai melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang dipadukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring).

Atas dasar tersebut SMA Negeri 1 Baubau pun melaksanakan model pembelajaran tersebut, yaitu melaksakan PTM Terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat , Sesuai laporan Kepala SMAN 1 Baubau Muhammad Radi,S.Pd.,M.M.Pd Bahwa Jumlah Siswa yang sudah di Vaksin mencapai 97,57 %, Guru 98,87% ,Tenaga kependidikan 100 % , sekolah telah menyiapkan sebayak 48 titik untuk cuci tangan.

Terkait hal itu, Kamis (17/01/2022), Satgas Covid-19 Kota Baubau berkesempatan mengunjungi SMA Negeri 1 Baubau dalam rangka Monitoring Kesiapan Sekolah dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. kalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali ,S.Sos , M.Si beserta jajaran yang didampingi oleh Dirut RSUD Kota Baubau dr Lukman,Sp.,PD ( juru bicara Tim Covid-19 )dan disambut baik Kepala SMA Negeri 1 Baubau Muhammad Radi,S.Pd.,M.M.Pd .

Dalam kunjungannya Kalaksa BPBD Kota Baubau menuturkan akan pentingnya protokol kesehatan pada masa pandemi ini, tetap memakai masker, selalu mencuci tangan dan tetap menjaga jarak. itu adalah salah satu ikhtiar kita dalam menghadapi wabah ini.

baca juga: Netizen Ingin di Lingkungan Kanakea di Pasangi CCTV, Kapolsek Wolio AKP Halim Berharap Pemkot Baubau Bisa Fasilitasi

Alhasil Satgas COVID-19 Kota Baubau mengapresiasi kesiapan SMA Negeri 1 Baubau dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, dengan satu catatan dari Juru Bicara Tim Covid-19 Dr.Lukman, agar selalu menghimbau peserta didik dan warga sekolah untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. (**)

Comments are closed.