– Tim Saber Pungli Dari Unsur Kepolisian, Kejaksaan, TNI

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Pembentukan Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgaas Saber Pungli) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), diharapkan dapat beroperasi pada 2017 mendatang.

Saat ini pembentukan Tim Satgas Saber Pungli sementara berproses, namun untuk pengukuhan tim harus menunggu kesempatan dan kesiapan kepala daerah sebagai pimpinan tertinggi di tingkat kabupaten.

Kepala Inspektorat Kabupaten Buton Tengah Drs La Angkata ketika dikonfirmasi oleh beberapa media pada Selasa (20/12) kemarin mengatakan, saat ia komunikasi dengan pihak Inspektorat provinsi, ia mendapat keterangan tentang pembentukan tim satgas saber pungli telah melalui pertemuan di Polda Sultra, dan ia mendapat gambaran bahwa tim saber pungli untuk tingkat kabupaten akan dipimpin oleh Wakapolres dan beraggotakan lintas instansi baik dari Inspektorat sendiri, Kepolisian, Kejaksaan, maupun dari unsur TNI.

“Beberapa waktu yang lalu saya sudah komunikasikan dengan Inspektorat provinsi, ternyata sudah dilakukan pertemuan di Polda, jadi saya bilang bagaimana dengan kita di Buton Tengah, itu katanya harus dibentuk, dan saya dikasih gambaran kalau untuk di provinsi itu ketuanya harus dari Polda misalnya Wakapolda, kalau untuk kabupaten nanti ketuanya Wakapolres, kemudian nanti kalau wakil ketuanya adalah Inspektur kabupaten, selebihnya itu bidang-bidang dibawahnya itu ada bidang intelijen, bidang penindakan, dan lain sebagainya itu bisa dari Kepolisian, Kejaksaan dan TNI,” ucap La Angkata.

Ditambahkan pula, beberapa waktu lalu ketika ia bertemu dengan Kabag Hukum Kabupaten Buteng, didapatnya penjelasan bahwa pembentukan tim satgas saber pungli sementara berproses. Namun terkait dengan hal pengukuhan tim, harus menunggu waktu dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Buteng.

“Beberapa waktu yang lalu saat saya masuk ke kantor Bupati, ternyata pak Bupati sedang keluar, pak Sekda juga lagi keluar, maka saya temui Kabag Hukum, rupanya itu sudah berjalan, artinya itu sudah proses untuk pembentukan timnya, tentunya untuk pengukuhannya itu nanti kan butuh waktunya pimpinan, tapi sudah dalam proses. Mengenai unsur-unsur terkait yang dilibatkan seperti Kepolisian, Kejaksaan dan TNI itu harus dikomunikasikan tidak boleh tidak, karena itu seluruh Indonesia dan ini segera,” tambahnya.

Ia menjelaskan terkait target final terbentuknya tim satgas saber pungli di Buteng harus menunggu kepulangan Bupati dari Jakarta, selanjutnya ia bersama Kabag Hukum tinggal memasukkan konsep dan konsultasi dengan Sekda agar segera ditindak lanjuti ke Polda maupun Polres.

“Targetnya itu nanti datang dulu pak Bupati, karena beliau masih ke Jakarta, pak Sekda juga belum ada sudah 2 hari saya cek, datangnya mereka ini nanti saya menghadap dengan Kabag Hukum, saya dengan Kabag Hukum tinggal masukkan konsep lalu konsultasi dengan Sekda kalau oke tinggal saya melapor ke Polda, supaya turun ke Wakapolres, karena ketuanya untuk kabupaten nanti Wakapolres. Kemudian untuk tim-timnya satgas saber pungli ini dominan dari keamanan dan aparat penegak hukum, karena ini segera dan tegas, dan mudah-mudahan tahun 2017 sudah bisa berjalan,” pungkasnya.

Mengenai petunjuk pelaksanaan pemeriksaan terhadap instansi-instansi atau SKPD, ia menjabarkan bahwa pihaknya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79, yang mana tugas pemeriksaan lebih menonjol pada hal-hal yang bersifat pembinaan.

“Untuk petunjuk pemeriksaan inspektorat itu mengacu pada PP Nomor 79 itu lebih menonjol kepada pembinaan, kemudian sasaran pemeriksaannya itu ibaratnya lebih kepada administrasi, sehingga kalaupun ada kekeliruan-kekeliruan teman atau kelalaian-kelalaian maka itu kita rekomendasikan ke Bupati untuk melakukan pembinaan-pembinaan,” tutupnya. (*)

Pin It on Pinterest