WAKATOBI, BP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wakatobi menegaskan hingga saat ini pihaknya belum melakukan pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) di wilayah Wakatobi.

Tak heran, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Wakatobi Juliadin SSos menggatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan/surat perintah resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wakatobi.

” Terkait baliho itu bukan domain kami, itu merupakan domain dari Bawaslu. Kami hanya menunggu surat dari mereka,” ungkap Juliadin, Kamis (14/11).

Kemudian, menanggapi isu pencopotan baliho tepatnya di ujung Baypas Marina Togo Mowondu pada beberapa waktu lalu oleh oknum tidak bertanggung jawab, Juliadin mengungkapkan bahwa kegiatan penertiban itu bukanlah dari institut Satpol PP dan Damkar.

Dijelaskannya pula, dalam langkah penertiban pencopotan APK Bacakada, haruslah mendapatkan dukungan resmi secara administrasi melalui rapat bersama. Kemudian dikuatkan dengan surat perintah terjun ke lapangan, serta didampingi oleh pihak Bawaslu langsung.

” Kemarin ada yang klarifikasi tentang itu, katanya ada baliho yang dipasang di ujung marina itu ada tiga yang dibuka. Saya tanya juga anggota katanya bukan mereka,” terangnya.

Diketahui, untuk jenis APK yang biasa menjadi incaran pihak Satpol PP ialah baliho yang sengaja dipasang pada fasilitas umum seperti tiang listrik, termaksud pohon, serta baliho yang dipasang pada halaman rumah warga tanpa izin resmi dari pemilik rumah.

” Kami Satpol PP selalu siap bila telah ada surat perintah, karna hal itu adalah tugas pokok dan fungsi kami,” tangkasnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest