Sekda Busel, Drs La Siambo bersama sejumlah OPD lingkup Pemkab Busel dan unsur Kemenag Busel serta Kafilah ikuti Pembukaan MTQ ke-28 tingkat Sultra secara Virtual di Hotel Hing Amimah

Peliput : Amirul
BATAUGA,BP-Berbeda ditahun-tahun sebelumnya, kegiatan MTQ ke-28 tingkat Propinsi Sulawesi Tenggara digelar secara virtual. Kondisi tersebut merupakan dampak dari belum berakhirnya masa pandemi.

Sekda Busel, Drs La Siambo bersama sejumlah OPD lingkup Pemkab Busel dan unsur Kemenag Busel serta Kafilah ikuti Pembukaan MTQ ke-28 tingkat Sultra secara Virtual di Hotel Hing Amimah
Sekda Busel, Drs La Siambo bersama sejumlah OPD lingkup Pemkab Busel dan unsur Kemenag Busel serta Kafilah ikuti Pembukaan MTQ ke-28 tingkat Sultra secara Virtual di Hotel Hing Amimah

Pembukaan MTQ ke-28 Tingkat Sultra secara virtual tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra Ali Mazi SH, Senin (21/9)

Mewakil segenap Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Sekretaris Buton Selatan, Drs La Siambo ikut menyaksikan jalannya pembukaan MTQ ke-28 tingkat Sultra secara virtual tersebut di Hotel Hing Amimah di Kota Baubau.

Turut hadir para asisten Setda Busel, Kepala OPD lingkup Pemkab Busel, dan unsur Kementerian Agama Busel serta seluruh kafilah yang berjumlah 39 orang.

Kegiatan MTQ`ke-28 Tingkat Sultra akan digelar sejak di buka secara resmi Gubernur Sultra 21 September hingga 25 September 2020. Tema MTQ yang digelar tahun 2020 ini bertema “MTQ Virtual AMAN Covid-19 Momentum Membangun Generasi Qur’ani”.

Sekda Busel, Drs La Siambo berharap kafilah-kafilah utusan dari Buton Selatan yang berlomba diajang MTQ ke-28 tingkat Sultra ini dapat meraih juara.

iklan corona baubau
iklan

“Kita berharap semoga kafilah kita dapat meraih medali , sebelumnya juga mereka telah mendapat latihan-latihan, kendati lomba secara virtual adalah pengalaman pertama mereka.” ucap La Siambo.

Ia menambahkannya, Kabupaten Buton Selatan mengutus 39 kafilah untuk mengikuti 7 kegiatan Lomba.

Saat ini seluruh kafilah sudah berada di Hotel Hing Amimah, dan siap mengikuti lomba. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

Abu Hasan Selama 5 Tahun Jabat Bupati Buton Utara Tidak Pernah Berkantor di Buranga

Selama menjabat sebagai bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan tidak perna berkantor di kantor Bupati Butur yang dibangun di pusat ibu kota kabupaten Buton Utara itu yang tepatnya di Buranga kecamatan Bonegunu. “Kayaknya saya tidak perna liat. Saya tidak perna liat”. Kata Haendri Guntoro warga yang tinggal di depan kantor Bupati Butur. Kata Dia jika Bupati Buton Utara berkantor di sini (Buranga red) tidak mungkin kantor Bupati itu kotor seperti itu. “Kalau da berkantor pasti da bersih kantor, tapi kalau tidak berkantor makanya kantor da jelek begitu”. Katanya.
Terkait sorotan masyarakat Buranga yang mengatakan selama menjabat sebagai Bupati Butur Abu Hasan tidak perna berkantor di Buranga kecamatan Bonegunu sebagai pusat ibu kota kabupaten Buton Utara.
Sorotan tersebut diakui oleh Abu Hasan bahwa dirinya selama menjabat sebagai bupati Buton Utara tidak perna berkantor di Buranga.
Demikian kata Abu Hasan pada saat temui awak media usai meresmikan Mokodim Butur, Selasa ( 22/09).
“Kalau itu Saya akui berkantor secara formal tidak”. Singkatnya.
Lanjut Bupati Butur itu, mengatakan sejak awal dirinya menjabat sebagai bupati Buton Utara telah berusaha menggagas dan memfungsikan Buranga sebagai ibu kota kabupaten Buton Utara dan akan berkantor di Buranga namaun hal itu selalu gagal.
“Tapi diawal kepemimpinan saya, saya sudah coba untuk menggagas pemfungsikan Buranga sebagai pusat ibu kota, beberapa kali kita lakukan gagal menempatkan staf sebanyak seratus orang setiap kantor juga gagal”. Kata Abu Hasan.
Lanjut Abu Hasan, membeberkan juga penyebab kegagalan dirinya berkantor di Buranga karena kendala transportasi dan home stay. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest