Peliput : Kasrun

BURANGA,BP-Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Utara (Butur), Muhamad Hardy Muslim akhinya angkat bicara terkait polemik pemotongan gaji guru-guru yang diduga dilakukan Bank Sultra Cabang Ereke.

Sekda Butur, Muhammad Hardy Muslim

Kepala dinas pendidikan, kata Hardy Muslim, harus segera memanggil bendahara pembantu masing-masing kecamatan untuk dimintai klarifikasinya terkait dengan pemotongan gaji guru-guru itu.

“Kadis Diknas segera memanggil bendahara pembantu masing-masing kecamatan untuk meminta klarifikasi”, katanya pada saat dikonfirmasi melalui via WhatsAppnya, Kamis malam (29/12/2021).

Hardy Muslim menegaskan jika terbukti ada pemotongan yang dilakukan bendahara pembantu tanpa persetujuan pemilik gaji dan peruntukannya tidak jelas maka dirinya akan memberikan sangsi kepada bendahara pembantu.

“Jika memang ada pemotongan atas permintaan bendahara pembantu tanpa persetujuan guru pemilik gaji, dan peruntukan tidak jelas untuk apa maka saya akan kenakan sangsi”, Tegasnya.

Lanjut jendral ASN Butur ini, dirinya tidak yakin jika pihak Bank Sultra cabang Ereke melakukan pemotongan gaji guru-guru tanpa ada permintaan pihak bendahara pembantu atau guru pemilik gaji tersebut.

baca juga: Bank Sultra Cabang Diduga Ereke Potong Gaji Guru di Butur Tanpa Sepengetahuan Pemilik Rekening

“Tapi untuk sementara berpikiran positif dulu kemungkinan ada miskomunikasi. Saya yakin Bank Sultra tidak mungkin akan melakukan pemotongan gaji guru-guru tanpa ada permintaan pihak-pihak baik bendahara pembantu maupun guru pemilik gaji”, tutupnya. (*)

One thought on “Sekda Butur Akan Beri Sangsi Bendahara Pembantu Jika Terbukti Memotong Gaji Guru”

Comments are closed.