Drs. La Siambo memimpin rapat verifikasi data awal atas usulan penghapusan Barang Milik Daerah, di gedung Lamaindo...

Peliput Amirul
BATAUAGA,BP-Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan Drs. La Siambo memimpin rapat verifikasi data awal atas usulan penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) yang digelar di Gedung Lamaindo, Selasa (6/10)

 Drs. La Siambo memimpin rapat verifikasi data awal atas usulan penghapusan Barang Milik Daerah, di gedung Lamaindo...
Drs. La Siambo memimpin rapat verifikasi data awal atas usulan penghapusan Barang Milik Daerah, di gedung Lamaindo…

La Siambo mengatakan hal itu perlu dilakukan karena selalu menjadi temuan dalam pemeriksaan setiap tahunnya, padahal barang tersebut sudah rusak dan tidak bisa difungsikan lagi, bahkan ada juga barang-barang yang merupakan pelimpahan barang dari pemerintah induk/kabupaten Buton saat Pemekaran Kabupaten Buton Selatan.

“Hal lain juga yang harus kita lakukan selain penghapusan barang atas rekomendasi BPK adalah sertifikasi Barang Milik Daerah khususnya aset berupa tanah,” ucapnya.

Kata Siambo, saat ini masih banyak aset-aset Pemkab Busel yang berupa tanah masih banyak yang belum bersertifikat hanya berupa akta hibah dari pemilik, misalnya Sekolah, pustu, puskesmas, kantor kecamatan dan lain-lain.

“Jadi sertifikasi tanah milik Pemerintah Daerah juga kita sedang programkan secara bertahap melalui APBD,” ujarnya

Lanjutnya, usulan pengapusan Barang Milik Daerah (BMD) ini dianggap penting untuk menjawab apa yang selalu menjadi temuan pemeriksa, namun hal itu harus diperlukan verifikasi secara hati-hati pada jenis barang yang diusulkan untuk penghapusan.

“Bahwa barang yang diusulkan adalah barang yang benar-benar yang sudah tidak berfungsi, rusak atau hilang,” katanya

Sementara, Inspektur Busel Drs. Maharuddin mengatakan penghapusan Barang Milik Daerah harus berpedoman pada Permendagri 19 tahun 2016, tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, bahwa dalam pengusulan pengadaan Barang Milik Daerah dianut prinsip pemanfaatan barang harus efektif, efisien dan dimanfaatkan.

Lanjutnya, langkah Pemkab Busel melakukan penghapusan Barang Milik Daerah tidak mudah dan harus melalui tahapan penilaian dari Tim Penilai BMD.

“Jika rusak harus diperlihatkan barangnya, jika hilang maka harus dijelaskan serta bukan atas kelalaian pribadi dibuktikan dengan Laporan Polisi. Jadi diharapkan setiap ASN yang mengunakan BMD harus benar-benar bertanggungjawab atas setiap barang yang digunakannya,” tukasnya.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

KOMPLOTAN PERAMPOK BERSENJATA TAJAM SEMPAT MENYEKAP KORBANNYA DI BUTON UTARA DITANGKAP POLISI

HebatPolresButonUtara, Kawanan perampok bersenjata tajam berhasil diamankan Polres Buton Utara (Butur). Kawanan perampok itu sempat menyekap korbannya dalam kamar. Mereka berasal dari luar Buton Utara. Sejumlah barang bukti berupa ATM, beras, parang, obeng, dan senjata tajam jenis lainnya termasuk linggis berhasil diamankan oleh aparat kepolisian Buton Utara.@BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest