Peliput: Arianto W

BUTON, BP- Di hari pertama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK Non Guru Kabupaten Buton Tahun 2021, terjaring seorang peserta laki-laki yang terkonfirmasi positif Covid19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton Awaluddin mengungkapkan, peserta yang terjadwal pada tes SKD sesi ke dua ini merupakan pelamar CPNS yang berasal dari Kota Makassar.

Para Peserta Tes SKD CPNS-PPPK Kabupaten Buton di Aula Gedung Wakaaka Pasarwajo

“Ada satu yang positif, dia dari Makassar mendaftar di sini,” terangnya, Selasa (14/09).

Kini, peserta tersebut sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman), sehingga tidak dapat mengikuti tes SKD bersama peserta lainnya.

Lantas, apakah status peserta ini didiskualifikasi dari seleksi CPNS?

Menanggapi hal itu, Awaluddin menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan peserta terkonfirmasi positif Covid19 ini ke panitia CPNS/PPPK Pusat.

“Tapi dia sementara isolasi mandiri. Yang jelas kita sudah usulkan ke panitia pusat, tinggal bagaimana cara pelaksanaannya mereka,” tuturnya.

“Kan mereka ada solusi, tapi pusat yang atur. Bukan kita yang menentukan, hanya kita usul ke panitia pusat,” sambungnya.

Sebagai informasi tambahan, secara teknis penyelenggaraan tes SKD CPNS/PPPK Non Guru Kabupaten Buton berjalan baik di hari pertama dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kendati demikian, sangat disayangkan, selain ditemukannya seorang peserta yang terkonfirmasi positif Covid19, dalam pelaksanaan seleksi CPNS/PPPK di hari pertama ini tercatat ada sebanyak 17 orang yang juga tidak mengikuti tes SKD sebagaimana yang dijadwalkan.

baca juga: Kapolres Buton Beri Penghargaan Polisi Terbaik Kepada Bripka Agus dan Dijuliki Sebagai Police Of The Month

“Alhamdulillah sukses. Tapi sesi pertama ada sembilan orang tidak ikut, sesi kedua lima orang tidak ikut, dan sesi ketiga tiga orang, berarti totalnya 17 orang tidak ikut,” pungkasnya. (*)

One thought on “Seorang Peserta SKD CPNS di Buton Terkonfirmasi Positif Covid19”

Comments are closed.