Peliput : Amirul
Batauga,BP-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buton Selatan (Bappeda) menggelar acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023. di Gedung Wisata, Batauga, Kamis (24/2)

Forum konsultasi publik ini dibuka langsung Bupati Buton Selatan H
La Ode Arusani dan dihadiri oleh unsur pimpinan DPRD Busel bersama anggota, OPD lingkup Pemkab Busel, sejumlah elemen masyarakat dan akademisi.

Rapat konsultasi publik RPD Buton Selatan 2023-2026

La Ode Arusani dalam sambutannya mengatakan, di tahun 2022 ini merupakan masa tahun terakhir Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buton Selatan. Ditahun ini pula Pencapaian Target Kinerja bisa menyempurnakan pencapaian-pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk itu baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras, partisipasi, dan kontribusi dari seluruh lembaga dan seluruh komponen masyarakat dalam Mewujudkan Visi Kabupaten Buton Selatan Sebagai Pusat Pertumbuhan Baru, Melalui Optimalisasi Sumber Daya Lokal Menuju Masyarakat Sejahtera, Mandiri dan Bermartabat,” ucapnya.

Lanjutnya, forum konsultasi publik ini bertujuan untuk memberikan pedoman dan arah kebijakan dalam penyusunan rancangan kinerja perangkat daerah tahun 2023-2026, di mana salah satunya adalah dengan menyerap aspirasi masyarakat melalui konsultasi publik

Lanjutnya, Ini juga merupakan amanah instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 70 tahun 2021 yang mengamanatkan bagi Propinsi/Kabupaten/Kota yang telah memasuki masa akhir RPJMD agar menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026

Ia menambahkan, melalui forum konsultasi publik ini untuk menyerap aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan serta harapan terhadap program pembangunan daerah tiga tahun kedepan.

baca juga: Satu Tahun Kepemimpinan RIDA, Pemkab Butur Gelar Lomba Senam Sehat

“Untuk itu pada kesempatan yang sangat baik ini, kami minta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang saat ini hadir pada forum konsultasi publik ini, untuk dapat memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif kepada daerah,” tukasnya.(**)