Peliput: Gustam — Editor: Ardi Toris

PASARWAJO, BP- Serapan anggaran covid-19 Kabupaten Buton belum dievaluasi. Hal itu diungkapkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Buton La Ode Zilfar Djafar.

Jenderal ASN Kabupaten Buton itu mengungkapkan evaluasi anggaran dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dan hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan evaluasi itu.

Sekda Buton La Ode Zilfar Djafar Foto Gustam–BaubauPost

“Saya belum dapat laporan evaluasi lagi. BPKD yang evaluasi, kemudian pembidangan dia sudah berikan masing-masing sesuai kebutuhan, ada bidang pencegahan, penanganan, pemulihan, itu,” kata Zilfar Djafar.

Dintanya perihal jumlah dan pemakaian anggaran covid-19 di Kabupaten Buton, Zilfar Djafar belum mengetahui pasti. Ia mengaku, belum mendapat laporan terkait hal itu semua.

“Kan sudah sering disebut-sebut (total anggaran covid-red), hanya saya tidak tahu penggunaannya perkembangannya sudah sejauh mana, tetapi untuk sementara ini belum ada informasi signifikan,” ujarnya.

Paling menurut dia, anggaran covid-19 Kabupaten Buton saat ini difokuskan pada biaya makan dan minum pasien, termasuk dengan persiapan Rumah Susun (Rusun) yang akan dijadikan sebagai gedung karantina pasien covid-19 Buton.

“Paling dibiaya makan minum saja, dengan persiapan Rumah Susun itu,” tandas La Ode Zilfar Djafar. (*)

Pin It on Pinterest