La Raziki SPd

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- SMPN 11 Baubau melaksanakan proses pembelajaran secara kombinasi.

Kepala SMPN 11 Baubau  La Raziki SPd saat ditemui wartawan Baubau Post, Selasa (22/09) mengatakan pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan secara kombinasi yakni dalam jaringan dan luar jaringan.

La Raziki SPd
La Raziki SPd

” Model pembelajaran dilakukan secara kombinasi dimana di wilayah sekolahnya untuk kondisi jaringan kurang memadai kemudian banyak orang tua siswa yang tidak memiliki handphone android,” terangnya.

Metode pembelajaran yang dilakukan yakni bagi siswa yang memiliki fasilitas android pembelajarannya akan dipantau melalui grub whatsapp sedangkan untuk siswa yang tidak memiliki handphone dapat berkunjung ke sekolah untuk melakukan konsultasi bukan proses pembelajaran tatap muka.

” Ada lewat wa yang bisa di jangkau dan mengirim video pembelajaran sehingga alternatif lain yakni datang ke sekolah untuk konsultasi dengan dikelompokkan menjadi 5 sampai 10 siswa dan dibatasi waktunya dari pukul 08.00 sampai 10.00 Wita, seminggu 2 kali dan bukan tatap muka tapi hanya konsultasi setiap mata pelajaran,” terangnya.

Hal ini dilakukan sekolah agar dapat mengefektifkan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19.

iklan corona baubau
iklan

Dan setiap siswa yang datang ke sekolah harus sesuai dengan protokol kesehatan, serta tidak diwajibkan memakai pakaian sekolah karena waktu konsultasinya hanya sebentar.

Sekolah telah menyediakan segala sesuatu sesuai dengan protokol kesehatan.

” Sekolah tetap berupaya penuh agar mengefektifkan pembelajaran dimasa pandemi covid-19,” ungkapnya. (#)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest