BAUBAU, BP- Berbagi pengalaman kerja, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi Jawa Barat dalam hal ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sukabumi menggelar studi banding di Kota Baubau, Kamis (30/01).

Kedatangan Plt Kepala Bappeda Sukabumi Andang Tjahjandi bersama rombongan di Kota Baubau, disambut langsung oleh Kepala Bappeda Baubau La Ode Aswad di kantornya.

“Tujuan kedatangan teman-teman itu untuk berbagi pengalaman, dan kami bersyukur, berterima kasih bisa didatangi teman-teman dari sukabumi,” kata La Ode Aswad di hadapan rombongan Pemkot Sukabumi.

Bercerita soal kejayaan Kota Baubau di masa lalu, La Ode Aswad menyebut, Kota Baubau merupakan pusat Kesultanan Buton zaman dulu, dan ibu kota Kabupaten Buton di masa lampau.

“Baubau sendiri ini kalau di Google bisa ditahu sendiri, seperti apa Kota Baubau itu. Baubau ini di masa lalu itu ibu kota Kesultanan Buton pada masa lampau, dan ibu kota Kabupaten Buton masa lampau,” ujarnya.

Banyak hal yang menjadi tema diskusi Bappeda Sukabumi dan Baubau saat itu. Mulai dari rancangan pembangunan, pengimputan program kerja, hingga pengelolaan dana kelurahan.

“Terkait pengelolaan dana kelurahan, saya kira sama secara umum. Kita berbagi pengalaman saja, apa yang kurang bisa kita saling share,” ucap La Ode Aswad.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Sukabumi Andang Tjahjandi mengatakan, kedatangannya di kota pemilik benteng terluas di dunia itu untuk mencari dan berbagi pengalaman kerja bersama Pemkot Baubau.

“Memang pak walikota kami selalu mengatakan, cari banyak-banyak pengalaman dari pemerintah daerah lain, karena itu salah satu pintu masuknya inovasi,” tutur Andang kepada staf Bappeda Baubau yang hadir saat itu.

Ia berharap, ke depannya ada timbal balik dari Pemkot Baubau mengadakan studi banding di Kota Sukabumi. “Kami berharap, ada kunjungan balasan, kalau dijemput, kita jemput,” tandas Andang sembari bergurau.

Peliput: Gustam

Pin It on Pinterest