• Kepsek Hasan: Saya Tidak Mau Ambil Resiko Sekolah Hentikan PTM dan Memilih Daring Selama 10 Hari

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP – Covid-19 kini mulai masuk dalam klaster pelajar. Sebelumnya dua pekan lalu, seorang siswinya pelajar SMPN 2 Baubau dinyatakan positif corona oleh PKM Puskesmas Wajo, Kali ini Seorang siswa SMPN 4 Baubau juga dinyatakan positif tanpa gejala oleh PKM Puskesmas Wajo.

Kepala Sekolah SMAN 4 Baubau Drs Hasan MPd

Kepala SMAN 4 Baubau Drs Hasan MPd membernarkan seorang siswinya terjangkit Corona sejak Kamis (10/02/2022). Dia mendapatkan informasi itu langsung dari PKM Puskesmas Wajo. Setelah berkoordinasi dengan petugas kesehatan akhirnya pihak sekolah meliburkan siswanya selama 10 hari terhitung sejak Sabtu (12/02/2022).

Kepada Baubau Post Hasan mengatakan setelah berkonsultasi dengan pihak Puskesmas Wajo pihaknya tidak mau ambil resiko meskipun anak yang bersangkutan kasusnya tergolong orang tanpa gejala (OTG) sekolah meliburkan semua siswanya dan melakukan pembelajaran secara daring selama 10 hari kedepan.

“Anak yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri di rumah sejak Kamis (10/02/2022). Sebenarnya kami mau meliburkan sekolah sejak Jumat (11/02/2022) namun karena masih mau melakukan swab swab antigen kepada teman-teman sekelas sang anak dan teman dekatnya serta para guru, sehingga nanti hari Sabtu (12/02/2022) kami berhentikan pertemuan tatap muka (PTM) selama 10 hari dan melakukan Daring,” tuturnya.

Kenapa hanya 10 hari bukannya 14 hari? Hasan mengatakan berdasarkan konsultasi dengan pihak PKM Puskesmas Wajo bagi yang kena corona dengan tanpa gejala, maka isolasinya itu 10 hari sudah cukup, sambil melihat perkembangan selanjutnya.

“Sebenarnya setelah dilakukan swab ada satu orang lagi temannya yang dinyatakan possitif corona. Namun setelah dia melakukan pemeriksaan lagi ke klinik Bhakti Medika hasil swab antigennya dinyatakan negatif,” tuturnya.

baca juga: Selama BPK Melakukan Pemeriksaan di Baubau, Plt Walikota Baubau Monianse Tekankan Kepala OPD Tidak Ada Yang Keluar Daerah

Hasan mengungkapkan siswanya yang dinyatakan postif corona sebenarnya sudah melakukan vaksin baik dosis I maupun dosis II. Untuk siswanya sendiri sudah sekitar 70 persen siswanya melakukan vaksinasi. Sementara guru SMAN 4 Baubau, lanjutnya, masih lima orang yang belum melakukan vaksin dengan alasan kesehatan.

Pantuan Baubau Post di SMAN 4 Baubau, Selasa (15/02/2022) tidak ada satu pun siswa yang datang di sekolah. Di ruang guru hanya ada beberapa guru termasuk kepala sekolah yang datang dengan menggunakan masker. (***)