Kendari,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan terus memantapkan persiapan para kafilah guna menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-28 tingkat nasional di Kota Padang, Sumatera Barat.

Gubernur Sultra H Ali Mazi ketika mengikuti V-MTQ di Sultra
Sultra Tetap Bersiap Ikut MTQ Nasional, Gubernur Sultra H Ali Mazi ketika mengikuti V-MTQ di Sultra

“Menjelang pelaksanaan MTQ tingkat nasional ini kami telah melaksanakan berbagai persiapan, termasuk tempat penginapan para kafilah nantinya,” ujara Musdar Kepala Bagian Keagamaan dan Tata Usaha Biro Kesra Setda Sultra, Musdar di Kendari, Selasa.

Ia mengatakan selain itu sebagai kelengkapan administrasi seluruh kafilah maupun official yang akan diberangkatkan ke kota Padang terlebih dulu akan menjalani pemeriksaan test kesehatan Covid 19 untuk memastikan kesehatan para kafilah benar-benar sehat dan aman selama penyelenggaraan MTQ tersebut.

BACA JUGA: Virtual MTQ Sultra Pertama di Indonesia

Menurut Musdar sesuai jadwal Musabawah Tilawatil Qur’an ke 28 tingkat nasional akan digelar pada 12 hingga 21 November 2020 dan pihaknya memastikan akan mengikuti seluruh nomor lomba yang akan dipertandingkan.

“Jadi seluruh nomor lomba kami akan ikuti yang di sesuai dengan jumlah kafilah sebanyak 54 orang yang merupakan para juara pada MTQ tingkat provinsi beberapa waktu lalu,” ujar Musdar.

Lebih lanjut Musdar berharap para kafilah yang telah di siapkan dapat terus mengasah kemampuannya untuk bisa bersaing dengan para kafilah dari provinsi lainnya di MTQ nasional mendatang.(ANTARA)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest