Pewarta: Amran

BUTON,BP- Naas, satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) antara mobil truk dan sedan cevrolet yang terjadi di jalan poros Kapontori-Lasalimu, sekitar Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Jumat (10/06/2022) sekitar pukul 12.30 WITA.

Korban berasal dari pengendara mobil sedan chevrolet berwarna merah bernama Amir Asa merupakan warga made sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka berat

Kapolres Buton AKBP Gunarko melalui Kasat Lantas Polres Buton Iptu Suhermin SH MH, menceritakan kronologis kejadian peristiwa Lakalantas yang menelan maut ttersebut. Dia mengatakan peristiwa itu bermula ketika mobil minibus Chevrolet warna merah dengan nomor kendaraan DD 1306 yang dikemudikan Amir Asa dari arah Labuan menuju Baubau.

Pada saat penurunan tepatnya di Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori bertabrakan dengan mobil truk bak kayu warna kuning dengan nomor kendaraan DT 8554 BE yang di kemudikan oleh Syamsuri.

“Akibatnya mobil truk dengan bak kayu, rusak pada bagian depan sebelah kanan. Sementara mobil minibus Chevrolet rusak pada bagian depan sebelah kanan,” ucap Iptu Suherman.

Kasat Lantas Buton mengungkapkan korban meninggal Amir Asa sempat dilarikan ke Puskesmas Kapontori, namun nyawanya tak tertolong lagi karena mengalami luka robek pada paha sebelah kiri, keluar darah pada mulut, dan mengalami rasa sakit pada dada akibat benturan.

Sahara yang berada satu mobil dengan Almarhum Amir Asa mengalami luka pada paha sebelah kanan,luka robek pada mulut dan kaki sebelah kanan. Sementara Rufiah yang juga merupakan penumpang minibus chevrolet mengalami luka robek pada bagian kepala.

baca juga: Baubau-Buton Salah Satu Dari Enam Titik Persinggahan KRI Dewaruci Dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022

Akibat kecelakaan tersebut jalan poros Kapontori sempat terlihat macet dan untuk penyelidikan lebih lanjut, aparat kepolisian mengamankan kedua mobil dan barang bukti lainnya di Polsek Kapontori. (*)