Rufina

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- SDN Kalia-lia yang terletak di Kelurahan Kalia-lia, Kecamatan Lea-lea melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka dengan mengurangi jumlah siswa.

Kepala SDN Kalia-lia Rufina SPd SD saat ditemui wartawan Baubau Post, Jumat (18/09) mengatakan pihaknya tidak melakukan proses pembelajaran dalam jaringan (daring) melainkan di luar jaringan (laring) sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku dimasa pandemi covid-19.

Rufina
Rufina

” Banyak orang tua siswa yang tidak memiliki handphone android sehingga proses tatap muka dilakukan namun di kurangi jumlah siswanya atau di shift untuk mengefektifkan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19,” jelasnya.

Bahkan jaringan pun masih kurang bagus. Dikatakannya bahwa pihak sekolah pernah melaksanakan proses kunjungan rumah namun pas di kunjungi siswanya sudah pergi bermain.

” Kami pernah melaksanakan kunjungan rumah, namun pas di kunjungi untuk belajar siswanya tidak berada di rumah melainkan sudah pergi bermain,” ungkapnya.

Pada prosedur pelaksanaannya yakni yang hadir dalam sehari itu 3 kelas dan itu sudah terjadwal, waktu pembelajaran untuk setiap mata pelajaran hanya 15 menit. Karena semua siswa memiliki buku paket jadi guru yang mengajar hanya memberikan tugas setelah itu menjelaskan jika ada siswa yang tidak paham.

” Kami tetap mengikuti protokol kesehatan, dan siswa yang datang ke sekolah hanya memakai baju bebas rapi dan waktu mereka di sekolah hanya 15 menit,” jelasnya.

Dengan melakukan proses pembelajaran secara tatap muka dengan membatasi jumlah siswa merupakan salah satu cara untuk mengefektifkan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19 di SDN Kalia-lia. (#)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

PU PROVINSI SULTRA PERBAIKI SEMENTARA JEMBATAN DI DESA LA UKI, BUTUR PAKAI DANA PEMELIHARAAN

JEMBATAN PENGHUBUNG YANG RUSAK PARAH INI DIPERBAIKI SEKITAR BULAN MEI 2020. JEMBATAN INI MERUPAKAN SATU-SATUNYA JEMBATANG PENGHUBUNG TIGA DESA DI KABUPATEN BUTON UTARA UNTUK MENUJU IBUKOTA KABUPATEN. MESKI HANYA MENGGANTI KAYU-KAYU YANG LAPUK, TAPI MASYARAKAT BUTUR AMAT BERSYUKUR ATAS RESPON YANG DIBERIKAN OLEH PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest