Peliput: Sacril

LAWORO, BP – Setelah mendapat tawaran program dari Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan menyiapkan lahan untuk menanam jagung kuning. Nantinya, jagung kuning akan dijadikan salah satu komoditas utama yang dihasilkan Kabupaten Mubar.
Sekretaris Dinas Pertanian Mubar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengamini program Kementerian Pertanian dengan menyiapkan 15 ribu hektar lahan di 11 kecamatan. Dinas Pertanian juga telah menginstruksikan kepada tenaga penyuluhnya untuk disosialisasikan kepada masyarakat.
“Kami sudah melakukan rapat dengan PPL dan program ini sudah berjalan,” kata Bachtiar ditemui di ruang kerjanya.
Dalam program ini, petani hanya menyediakan lahan untuk ditanami dan memelihara sampai panen. Sementara itu untuk benih, pupuk, pengering, dan dan sebagainya akan disediakan pemerintah.
“Begitupula pada saat panen, masyarakat tinggal terima hasil dilapangan karena pemerintah sudah kerja sama dengan Bulog yang akan menampung hasilnya,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk mempercepat proses mengolah lahan, pemerintah telah mengusulkan bantuan delapan traktor untuk dibagikan disetiap kecamatan.
Mengenai harga, Kementerian Pertanian sudah menyepakati dengan pihak Bulog dan tergantung kadar air pada jagung tersebut.
“Jika kadar air 14 persen maka dihargai Rp 3.150 per kilogram, kadar air 20 persen Rp 3.050 per kilogram, kadar air 25 persen Rp 2.850 per kilogram, kadar air 30 persen Rp 2.750 per kilogram, sementara kadar air 35 persen Rp 2.500 per kilogram,” urainya.
Bachtiar mengimbau seluruh masyarakat Mubar, agar program ini dilaksanakan dengan baik, karena pemerintah sudah memberikan kemudahan dan menyiapkan pasaran yang jelas.
“Ini peluang bagi masyarakat Mubar untuk mendongkrak perekonomian, karena selain kemudahan dan bantuan yang diberikan, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan bulog untuk menampung hasil panen. Yang pastinya masyarakat tidak akan dirugikan,” tutupnya. (#)

Pin It on Pinterest