Peliput : Amirul
BATAUGA,BP-Kabupaten Buton Selatan terus membangun fasilitas umum, salah satunya Pasar Rakyat yang dibangun di Desa Bahari, Kecamatan Sampolawa.
Pembangunannya telan biaya hingga Rp 4 miliar. Peresmiannya dipimpin langsung Bupati Buton Selatan (Busel), H. La Ode Arusani belum lama ini.

Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani saat meresmikan pasar rakyat Bahari-Sampolawa

Bupati Busel La Ode Arusani mengatakan pasar rakyat Bahari atau dikenal masyarakatnya dengan sebutan Wapulaka nantinya akan menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat desa yang ada di Kecamatan Sampolawa.

Ia berharap dengan pembangunan pasar rakyat tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat daerah sekitar.

“Ekonomi akan berkembang pesat disini. Jika masih ada fasilitas yang kurang memadai, nanti kita akan tingkatkan agar masyarakat bisa nyaman saat berjualan atau untuk datang berbelanja,” katanya.

Lanjutnya Bupati merupakan pelayanan masyarakat. Untuk itu ia dapat melihat kebutuhan dan keinginan prioritas masyarakat, sekaligus merealisasikannya.

“Apa yang menjadi kebutuhan sampaikan pada kepala desa, atau langsung kepada saya selaku bupati. Apalagi saat ini sudah ada Pokdarwis,” singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Busel, La Hardin, menuturkan, pengerjaan pasar rakyat Bahari dimulai sejak tahun 2019 lalu menggunakan anggaran perbantuan. Anggaran yang dikucurkan senilai Rp 4 miliar.

“Total ada 80 kios yang terbangun di pasar ini,” katanya.

La Hardin merinci tiap desa nantinya akan mendapatkan masing-masing 20 kios bagi masyarakat yang ingin berjualan di pasar rakyat ini.

baca juga: Kajari Buton Tinjau Pembangunan Mega Proyek di Busel

“Yang akan berjualan adalah warga yang berasal dari Desa Bahari, Bahari 2, Bahari 3 dan Desa Tira. Paska diresmikan maka pasar sudah dapat dimanfaatkan secara berkala tiga hari seminggu,” tandasnya. (*).

One thought on “Telan Rp 4 Miliar, Pasar Bahari-Sampolawa Resmi Difungsikan”

Comments are closed.