TAF terus menyalurkan bantuan di Sultra

Laporan: Ardi Toris

SULTRA, BP- Pergerakan The Agista Foundation (TAF) untuk menjangkau masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan menyampaikan paket sembako, terus berlanjut. Dalam sepekan lebih, tiga titik berhasil dijangkau walau harus menempuh medan yang lumayan berat.

TAF terus menyalurkan bantuan di Sultra
TAF terus menyalurkan bantuan di Sultra

Masyarakat di setiap lokasi sebaran stimulan pangan Bantuan Gubernur Sultra itu, tentu tetap antusias dan berterimakasih. Koordinator Relawan TAF, Midha Karim menjamin bahwa pergerakan lembaganya demikian solid dan terukur karena bantuan semua pihak; TNI-Polri, BNPB Sultra, Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dan tentunya masyarakat.

Tanggal 27 Agustus 2020, Tim TAF menyalurkan 55 paket di desa Baeni, kec. Sampara, kab. Konawe, dan 55 paket di desa Ramburambu Kaya, kec. Ranomeeto, kab. Konawe Selatan. Total 110 paket.

Sedangkan pada tanggal 30 Agustus 2020, Tim TAF menyalurkan 180 paket di Kota Kendari, dan 391 paket di kab. Konawe Selatan, sehingga total 571 paket.

Pada tanggal 11 September 2020, Tim TAF dan sejumlah sembilan tim lainnya menyebar di seluruh titik pergerakan massa di kota Kendari untuk membagikan masker dalam Program Sejuta Masker. Tentu saja, selain kota Kendari, masker akan disebarkan di 17 kab/kota se-Sultra.

Di Kota Kendari, ada sembilan titik penyebaran yang menjadi kosentrasi Tim TAF, yakni: Mall Mandonga, Pasar Basah Mandonga, Pasar Baru Baruga, Pasar Sentral Kota Kendari (Sadohoa), Tempat Pendaratan Ikan (Sadohoa), Bunderan Adi Bahasa (Baruga), semua Traffic Light dalam Kota Kendari, dan Bunderan Tank Anduonohu.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

MELAWAN APARAT SAAT DITANGKAP, PEMBUNUH TNI 1413/BUTON DIBERI ‘HADIAH’ TIGA PELURUH HINGGA TEWAS

Komang Iyas, pemuda asal Ngakaring-ngakring, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, yang membunuh anggota TNI 1413/Buton tewas tertembak tim Polres Baubau karena sempat melawan membahayakan petugas dan berusaha merebut senjata api (Senpi) milik petugas.Komang Iyas bahkan berusaha melarikan diri hingga diberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tetap tidak diindahkannya, hingga akhirnya aparat ‘menghadiahkanya’ tiga peluruh yang bersarang di tubuh bagiabn belakang pelaku yang membuat nyawanya tidak tertolong. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest