ASisten Administrasi umum

Peliput : Kasrun — Editor: Ardi Toris

BURANGA,BP-Kabupaten Buton utara (Butur) mendapat piagam penghargaan dari kementrian keungan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) atas pencapaian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas keberhasilanya menyususn dan menyajikan laporan keungan tahun 2017, 2018, dan 2019 dengan capaian WTP.

ASisten Administrasi umum
Tiga Kali Berturut -Turut Raih WTP, ASisten Administrasi umum mewakili Bupati Butur

Piagam dan Plakat penghargaan diserahkan oleh kepala kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Baubau, Nauzar kepada Asisten Admistrasi umum setda Kabupaten Butur Mansur S Sos MSi sekaligus mewakili Bupati Buton Utara dan di dampingi kepala badan keungan (BKD) Butur H Tasir, Inspektur Inspektorat Butur Yuswan Farmanta, SE, Ak CA, Plh Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Setda Butur Rusli, SE MSi, serta Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Setda Butur Asrif Atmin, SKM.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut berlansung di KPPN Baubau, Jalan Raya Palagimata, Kamis (22/10). Kepala Badan Keuangan (BKD), H Tasir, salah satu pejabat Butur yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan, pengumuman tentang penghargaan tersebut sudah disampaikan jauh hari sebelumnya. Hanya saja, penyerahan sertifikat baru sempat dilaksanakan.

Kata dia, Buton Utara kini tercatat sudah tiga kali berhasil meraih opini WTP secara beruntun. Tentunya, prestasi tersebut tidak mudah diraih. Sehingga ke depan harus tetap dipertahankan.

Lanjut Tasir, keberhasilan yang diperoleh Pemdah butur ini adalah atas kerja sama semua SKPD termaksud DPRD Butur dan juga masyarakat.

“Dan itu bukan keberhasilan sendiri Keuangan, Inspektorat, Bupati. Ini adalah keterlibatan semua SKPD, termasuk DPRD, dan juga masyarakat. Ini Keberhasilan kita semua,” ungkapnya. Tasir, saat dihubungi melalui telepon beberapa waktu lalu.

Lebih Lanjut Tasir menjelaskan, laporan keuangan Pemkab Butur tahun 2019 disusun terdiri dari tujuh jenis. Beberapa diantaranya yakni neraca per 31 Desember, laporan operasional, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

BACA JUGA: Kondisi Deker di Desa Bubu-Butur Sangat Memprihatinkan

Pemeriksaan terhadap laporan tersebut, kemudian dilakukan audit secara terinci oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan memperhatikan prinsip kesesuaian standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan (bukti-bukti), efektivitas sistem pengendalian intern (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest