Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd (kiri)

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakatnya. Salah satunya yakni dengan berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd (kiri)
Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar, M.Pd (kiri)

Hal tersebut di ungkapkan Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd. melalui rilis Kominfo Baubau yang diterima media, di pertemuan Forum Kemitraan dan Forum Komunikasi dengan pemangku kepentingan tingkat Kota Baubau di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Jendral ASN Baubau itu menegaskan, peningkatan kesehatan masyarakat Kota Baubau harus menjadi komitmen semua unsur. Pasalnya, upaya peningkatan kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat mendasar, sehingga dianggap sebagai suatu program strategis Nasional.

Ia pun menjelaskan, program peningkatan kesehatan masyarakat tersebut telah tercantum pada poin ke lima dalam program Nawa Cita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Yaitu, akan meningkatkan kesehatan manusia Indonesia melalui layanan kesehatan dengan menginisiasi kartu Indonesia Sehat.

“Aktualisasi dari apa yang ada pada poin lima Nawa Cita bapak Presiden kita ini terwujud pada bagaimana BPJS berperan. Untuk itu, semua kita perlu mengupayakan agar program ini bisa menjadi sesuatu yang teraktualisasi secara nyata dalam masyarakat kita”, ujarnya.

Ditambahkan, untuk mengaktualisasikan program tersebut secara nyata diperlukan kepeloporan dari semua unsur yang terkait. Untuk itu ia menegaskan semua unsur untuk melakukan langkah strategis demi terselenggaranya kesehatan secara menyeluruh di masyarakat Kota Baubau.

Sekda yang juga ketua Kosgoro ini mengaku, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ke ikut sertaannya dengan BPJS sudah menjadi komitmennya sejak pertama kali menjabat sebagai sekda Kota Baubau. Menurutnya, di awal ia menjabat sebagai Sekda Kota Baubau masyarakat yang ikut BPJS baru berkisar 60 persen.

“Di awal saya menjabat sebagai Sekda ada kegiatan rapat BPJS di Kendari yang diikuti oleh seluruh Sekda Kabupaten Kota se Sultra. Ada laporan tentang ke ikut sertaan pada BPJS bahwa Baubau baru berkisar 60 persen. Jadi waktu itu melalui forum saya berkomitmen bahwa Baubau di akhir tahun 2017 harus 100 persen dan alhamdulillah harapan itu bisa kita wujudkan”, imbuhnya.

Untuk itu Dr. Roni Muhtar berharap agar kerja sama tersebut terus dijaga. Ia juga berharap agar BPJS dapat menjadi sebuah solusi strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Baubau. Untuk itu ia menekankan pentingnya sinergitas semua unsur untuk menjaga komitmen tersebut.

“Saya mewakili Wali Kota Baubau menyampaikan terima kasi atas kepeloporan serta peran nyatanya yang luar biasa dalam rangka membantu masyarakat Baubau dalam memperoleh jaminan kesehatan, sehingga masyarakat Baubau bisa memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah”, tuturnya.

Namun sebelum pertemuan Forum Kemitraan dan Forum Komunikasi dengan pemangku kepentingan tingkat Kota Baubau tersebut, pihaknya telah mengikuti rapat Virtual yang di selenggarakan oleh BPJS pusat. Rapat virtual tersebut dalam rangka sosialisasi Permendagri Nomor 70 tahun 2020 tentang penyetoran iuran jaminan kesehatan bagi pekerja penerima Upah di lingkup pemerintahan Daerah.

Di hadapan semua kepala daerah yang ikut serta dalam rapat Virtual tersebut, Dr. Roni Muhtar menyampaikan, Kota Baubau sudah Unuversal Helath Coverage (UHC) sejak tahun 2018. Ia juga mengungkapkan, karena hal tersebut Pemerintah Kota Baubau telah mendapatkan piagam penghargaan langsung dari Direktur Utama BPJS saat melakukan kunjungan di Baubau.

“Pemerintah Kota Baubau telah membayar iuran BPJS bagi ASN secara rutin tiap bulan. Selain itu kami juga terus membangun koordinasi dengan BPJS. Mengenai perhitungan TPP kami sudah lakukan dan siap di bayarkan”, pungkasnya.

BACA JUGA: Pererat Silaturahmi, BPJS Kesehatan Baubau Gelar Media Gathering bersama PERS

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau Natalia Panggelo, SKM., MM., AAK., Direktur Siloam Hospital Buton dr. Muhamad Agung Zain, serta beberapa OPD terkait lingkup pemerintah Kota Baubau. (*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest