Muliaddin

Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI,BP – Salah satu tokoh pemuda Desa Runduma Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi keluhkan pengawasan pembangunan puskesmas yang menggunakan pasir lokal hal ini bertentangan dengan surat edaran Bupati Wakatobi pada tahun 2014 Nomor 549/89.

 Muliaddin
Tokoh Muda Runduma-Wakatobi Keluhkan Pembangunan Puskesmas Gunakan Pasir Lokal. (Foto: Kadis Kesehatan Wakatobi Muliaddin)

Surat edaran Bupati Wakatobi pada tahun 2014 Nomor 549/89 tersebut tentang pengunaan pasir kali yang didatangkan untuk kebutuhan proyek pemerintah dan pengendalian pengunaan pasir lokal untuk kebutuhan masyarakat dan swasta

“ Katanya pasir itu bukan dari sini, pasir dari Baubau. Ternyata dilapangan kita lihat digunakan pasir lokal dari Runduma sini. Yang menjadi pertanyaan kita itu, Pasir yang mereka gunakan itu kenapa pasir lokal,” Ungkap Anto

BACA JUGA: Kepsek SMP 1 Atap Runduma Tak Pernah Berkantor, Tokoh Pemuda IKut Soroti Meski Sudah Pernah Dibahas di DPRD Wakatobi

Lanjutnya, jika hal ini dilakukan pembiaran takutnya akan bedampak pada eskploitasi pada daerah wisata pulau runduma, terlebih pulau runduma juga merupakan pulau yang mencakup pulau anano dimana tempat penyu bertelur.

Sebelumnya juga, Dinas PUPR Wakatobi pernah menghimbau seluruh pengerjaan proyek pembangunan APBD maupun yang berasal dari APBN wajib menggunakan pasir Non-lokal, guna menjaga kelestarian lingkungan Wakatobi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Wakatobi Muliadin dikonfirmasi awak media Baubaupost pada Senin (12/10) mengatakan pihaknya bakal melakukan teguran pada pengerjaan pembangunan puskesmas yang ada didesa Runduma tersebut jika terbukti.

Nanti kita tegur, kemungkinan (Karna jarak jauh untuk pengadaan pasir non-lokal_Red), tapi harus sesuai dengan surat edaran itu, yaitu pasir yang didatangkan, hanya karna kesulitan, mungkin jauh. Hanya tetap kita tidak sarankan,” tukasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telfon yang mengaku dirinya sedang ada kegiatan diluar daerah.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest