Peliput: Ujang Barakati Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Mahasiswa yang tergabung dalam Wahana Aspirasi dan Aksi Masyarakat Kepulauan Buton (WARAS-Kepton) kembali melakukan unjuk rasa menuntut kejelasan status tanah milik La Ade bertempat di lorong ayam potong samping perumahan Medibrata Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI), Senin (11/12). Aksi di depan Kantor DPRD ini sempat memanas, karena massa sempat bersitegang dengan Satpol PP.

Massa cukup geram, karena kecewa tidak menemui anggota dewan untuk kedua kalinya. Pendemo sempat ingin melakukan aksi corat-coret di Kantor DPRD, namun dihalau oleh aparat Satpol PP, sehingga aksi dorong pun tidak terhindarkan.

Korlap Aksi Fando Senin mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum berhasil menemui anggota dewan untuk menyampaikan aspirasinya. Pada aksi yang pertama, WARAS telah dijanjikan untuk bertemu dengan anggota dewan.

“Kami juga sudah mengambil langkah-langkah persuasif untuk mencari titik temu, tapi hingga hari ini kami tidak pernah dipertemukan dengan satu orang pun anggota DPRD Kota Baubau,” tegas Fando.

Pantauan media ini, setelah aksi coret-coret gagal, massa kemudian melanjutkan aksinya dengan membakar ban bekas di depan Kantor DPRD Kota Baubau. Namun lagi-lagi, anggota Satpol PP dengan sigap kembali mencegah aksi massa, hingga aksi saling dorong kembali terjadi.

Amarah anggota Satpol PP sempat memuncak, ketika salah seorang peserta aksi demonstrasi melempar telur ke arah Satpol PP dan mengenai salah seorang petugas. Sehingga aksi demo cukup panas dan sempat menimbulkan kemacetan. (#)

Pin It on Pinterest