BAUBAU, BP – Antusias Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebentar lagi. Olehnya itu Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Tangkari terjun langsung kelapangan memastikan kesiapan itu untuk masyarakat.

Tempat ibadah nasrani telah dikunjungi. Mulai dari Gereja Protestan Gep Sultra Baubau, kemudian Gereja GPIB Jemaat Immanuel Baubau, hal dilakukan untuk memastikan kesiapannya sebelum dilaksanakan perayaan natal.

Bukan hanya itu, Kapolres Rio Tangkari juga memastikan kepada masyarakat kesiapan komoditas pangan tersedia cukup pasca natal dan tahun baru nanti.

Belum cukup rasanya, bila Kapolres Rio Tangkari belum memastikan semuanya aman. Rombongan Kapolres usai melaksanakan upacara Ops Lilin Anoa 2019 ini kemudian terjun memastikan kapal angkut penumpang dan barang penyebrangan antar pulau, Jembatan Batu Baubau. Disitu, Kapolres berbincang dengan Kapten kapal mengenai kesiapan kapal jika lonjakan penumpang meningkat.

Kunjungan berakhir di Pelabuham Murhum Baubau, Kapolres bersama Kepala KUPP Murhum masuk kedalam terminal keberangkatan guna memastikan Pelni siap untuk lonjakan penumpang natal dan tahun baru.

Masyarakat juga dimudahkan dengan Pos Pam terpadu di Pelabuhan Murhum Baubau. Masyarakat dapat dengan mudah mengupdate laporan realisasi angkutan laut dan jadwal keberangkatan dan kedatangan.

Sejumlah Pos Pam Ops Lilin Anoa 2019 bakal dibangun digereja-gereja, pelabuhan bandara dan tempat-tempat umum keramaian di Kota Baubau.

“Pengecekan ini sebenarnya tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral. Kita mengecek langsung di lapangan bagaimana kesiapan harga pangan dipasar tradisional, termasuk ibadah gereja-gereja kemudian pelabuhan-pelabuhan,” kata Kapolres Rio Tangkari, di pelabuhan Murhum Kamis (19/12).

Rio mengatakan, Pos Pam terpadu telah rampung di Pelabuhan Murhum oleh KUPP Murhum. Hal itu bertujuan, kata dia, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memastikannya aman.

Rio, berharap perayaan Natal dan tahun baru nanti dilaksanakan dengan penuh suka cita. Bukan dengan hura-hura atau meledakkan kembang api yang bisa jadi akan menimbulkan musibah bagi orang lain.

“Rayakan natal dan tahun baru dengan suka cita, bukan hura-hura atau miras yang akan menimbulkan musibah bagi masyarakat lain,” tutupnya. (*)

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest