Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-14 Sulawesi Tenggara (Sultra) akan segera berlangsung, yang jatuh pada akhir bulan November 2022 mendatang di Kabupaten Buton dan Kota Baubau sebagai tuan rumah.

Sebanyak 17 Kabupaten/Kota akan mengkuti ajang olah raga yang gelar empat tahun sekali tersebut. Dan masing-masing Kabupaten/Kota telah menyiapkan Cabang Olah Raga (Cabor). Salah satunya Kabupaten Buton Tengah (Buteng), yang akan menurunkan 19 Cabor di kegiatan Porprov itu.

“Dari 27 Cabor yang telah mendaftar di KONI Buteng, hanya 19 Cabor yang akan ikut Porprov untuk perwakilan Buteng,” ungkap Firman, Ketua Harian KONI Buteng saat dikonfimasi.

Lanjutnya, untuk persiapan Porprov ini, pihaknya menyesuikan dengan kondisi anggaran, dimana Pemerintah Daerah (Pemda) hanya menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta, ditamba dana kas KONI Buteng Rp 100 juta, sehingga total anggaran yang yang dimiliki sebesar Rp 600 juta saja.

“Kita tetap berkoordinasi dengan Pj Bupati Buteng, semoga ada penambahan anggaran, akan tetapi komunikasi awal bersama Pj Bupati, masih memilirkan peluang untuk menambakan porsi anggaran KONI,” jelasnya.

Dari 19 Cabor yang akan diikutkan, yaitu PBSI, Percasi, PTMSI, Pertina, Perserosi, POBSI, Taekwondo, IPSI, Muaythai, Persambi, PBVSI, PSTI, Perbasi, PSSI, Perkemi, Forki, IMI, PASI dan E-Sport, pihaknya menargetkan bisa masuk dalam 10 besar se Sultra.

Kemudian, melalui pertimbangan Cabor yang memiliki Atlet putra daerah, akan diberikan ruang agar bisa berlaga di Porprov, selanjutnya Cabor yang bisa mendapatkan mendali, melihat dari prestasi sebelumnya. Salah satunya Taekwondo, pada Kejuaran Daerah (Kejurda) membawa pulang puluhan medali.

baca juga: Pemkab Buteng Jalin Kerjasama dengan PT AMI dan Amindo untuk Menurunkan Angka Stunting

“Yang kita akan lakukan, bagaimana menggeser posisi Buteng, sebab pada Porprov 2018 di Kolaka mendapatkan posisi ke 16 dari 17 Kabuapaten/Kota. Jadi Porprov 2022 ini kita target bisa masuk 10 besar,” tutupnya.(*)