Peliput: Zul Ps

WANGI-WANGI, BP – Politis senior Abdul Umar Samiun menyebutkan, pada perhelatan politik pemilihan kepala daerah, bila terjadi heat to heat (satu lawan satu_Red) maka hal ini tentu menjadi mimpi buruk bagi Incumbent.

Abdul Umar Samiun saat membawa sambutan dihadapan keluarga besar masyarakat Wakatobi yang berada di Kota Baubau

Hal ini diungkapkannya beberapa waktu lalu saat dirinya diberi kesempatan membawa sambutan disalah satu hotel ternama di Kota Baubau saat kegiatan undangan silahturahmi Bakal Calon Kepala Daerah Wakatobi Haliana-Ilmiati Daud (Hati) bersama masyarakat Wakatobi yang berada di Kota Baubau.

” Lalu nanti pada saat pertarungan heat to heat ini, kita tidak bingung lagi sebenarnya, karena kalau tidak ada disini berarti disebelah. Dan ini menjadi mimpi buruk sebenarnya kalau heat to heat. Sekali lagi mimpi buruk, bagi Incumbent kalau dalam perputaran kompetitif ini, dia heat to heat, ” Ungkapnya.

Lanjutnya lagi, terlebih jika angka survei Incumbent menunjukan tren dibawah 50 persen. Selain itu kata Umar, pada perhelatan pemilihan Walikota Baubau, Incumbent menunjukan tren survei sebesar 31 persen, namun terdapat sebanyak 4 pasang pada pemilihan Walikota tersebut.

” Pada saat pemilihan Walikota Incumbent memang 31 persen, biasanya kalau survei Incumbent rata-rata 70 persen keatas, tapi kalau di sudah star pada 50 persen ke bawah dengan cara heat to heat, insya Allah pasti dia kalah,” Lanjutnya.

Sambungnya lagi, survei ini tidak dapat dibantah karena memiliki keilmuannya tersendiri dan perkembangan ilmu yang terjadi saat ini, adapun bila survei tersebut meleset, maka hanya akan bergeser pada perkiraan 2 persen saja.

” Oleh karena itu dengan kondisi ini, saya senang sekali Adinda Haliana dan Ilmiati datang di Baubau, walaupun jumlah kita sedikit namun komunikasinya yang banyak,” Sambungnya lagi.

iklan

Mantan Bupati Buton ini juga sedikit membocorkan mengenai survei pada kisar bulan Februari 2020 sebelum adanya pandemic Covid-19. Umar menyebutkan bahwa Incumbent Wakatobi berada pada 31 persen dan Haliana 52 persen berdasarkan hasil survei tersebut.

” Itu terpotret pada saat waktu Haliana masih diisukan tidak maju karena tidak memiliki pintu dan isu yang begitu tertekan, angka itu sudah naik. Pada perjalanan ke sini Alhamdulillah setelah Hati mendapat dukungan dari 3 partai pasti trennya naik lalu, kemudian pada saat selesai deklarasi juga akan menunjukkan tren yang naik,” tukasnya.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

ISTRI & ANAK ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SEDIH SAKSIKAN PEMAKAMANNYA

ANGGOTA TNI 1413/BUTON YANG DIBUNUH SAAT TUGAS OLEH SEORANG PEMUDA DI KELURHAN NGKARING-NGKARING, KECAMATAN BUNGI, KOTA BAUBAU DIMAKAMKAN DENGAN UPACARA MILITER. ANAK DAN ISTRI ALMARHUM SERDA BASO HADANG TERLIHAT SANGAT SEDIH DAN PILU MENYAKSIKAN DETIK-DETIK UPACARA PEMAKAMAN SUAMINYA. SEMOGA ALMARHUM DITERIMA DISIS ALLAH SWT DAN KELUARGA YANG DITRINGGALKAN DIBERIKAN KETABAHAN HATI. AMIN. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest