– Kelulusan Siswa Ditentukan Pemprov dan Pemkot/Pemkab

Peliput: La Ode Adrian

BAUBAU, BP – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadis Dikmudora) Kota Baubau Drs H Masri MPd mengatakan, jika Ujian Nasional (UN) dihapuskan, tidak akan mempengaruhi sistem belajar mengajar para siswa di sekolah.

Hal itu dikatakan Masri berdasarkan usulan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang telah mengumumkan rencananya untuk menghapus sementara UN pada 2017 mendatang, dan mengaku telah melaporkan kebijakan tersebut pada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Yang jelas belum ada pemberitahuan resmi, tetapi jika itu sudah disepakati, kita tidak boleh lengah. Dalam artian, karena tidak ada Ujian Nasional, anak-anak kita jadi tidak belajar, karenakan belajarkan bukan hanya untuk ujian, belajar itu untuk memiliki pengetahuan, terutama untuk kelimuan,” jelas Masri saat ditemui diruangannya.

Dilanjutkan, meskipun UN dihapuskan, masih terdapat beberpa ujian yang harus diikuti para siswa yang mengharuskan siswa untuk terus belajar.

“Kalau misalnya Ujian Nasional dihapuskan itu tidak masalah, kan tetap ada Ujian Sekolah, dan ujian-ujian yang lain, karena penilaian itukan secara konferensif oleh guru-gurunya, karena yang lebih mengetahui kemampuan anak didik kita itukan adalah gurunya. Ujian Nasional itukan pemetaan sebenarnya, untuk bisa memetakan sekolah-sekolah di Indonesia ini apakah sudah memenuhi standar atau belum. Tetapi kalau dari sisi kualitas, tidak harus diikuti dengan Ujian Nasional. Intinya meskipun Ujian Nasional dihapuskan tapi karakter siswa untuk terus belajar itu tidak boleh terhenti, karenakan bukan nilai yang diharapkan untuk para siswa ini, tapi pengetahuan dan keilmuan yang harus didapatkan oleh mereka,” pungkas Masri.

Untuk diketahui, seperti dilansir dari TRIBUNNEWS.COM, meskipun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah mengumumkan penghapusan UN dan telah melaporkan kebijakan tersebut pada Presiden RI Joko Widodo, namun Presiden Jokowi menilai, kebijakan ini perlu ditinjau dan dibahas kembali fungsi dan tujuannya dalam rapat kabinet terbatas.

Dan jika UN akan dihapuskan pada tahun 2017, sebagai gantinya Mendikbud Muhadjir Effendy akan menyerahkan pelaksanaan ujian kelulusan kepada pemerintah daerah, dimana ujian akhir siswa SMA dan SMK sederajat akan diserahkan pada pemerintah provinsi, sementara ujian akhir pada tingkat SMP dan SD akan diserahkan kepada pemerintah kota dan kabupaten.(*)