• Marfiah: Bagi Yang Mau Vaksin Bisa langsung ke Puskesmas Terdekat

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Marfiah Tahara, SKM mengungkapkan berdasarkan data dari komite penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasiponal (KCPN) pemberian dosis pertama vaksinasi Kota Baubau mencapai 83.1 persen.

“Semua yang sudah vaksin untuk warga Kota Baubau berdasarkan KTP nya akan terbaca dalam KCPN. Jadi progres vaksinasi datanya dapat diakses melalui KCPN,” ucap Marfiah Tahara, ketika diwawancara, Rabu (09/02/2022).

Kepala-Bidang-Pencegahan-dan-Pengendalian-Penyakit-Dinas-Kesehatan-Dinkes-Kota-Baubau-Marfiah-Tahara-SKM-

Sementara itu untuk vaksinasi anak 11-16 tahun, kata Marfiah, saat ini sudah mencapai posisi 46 persen atau yang sudah diberi vaksin ada 8.261 anak dari target 17.921 anak. Marfiah mengatakan mengapa pada minggu pertama bisa mencapai 40 persen karena memang pada awalnya pemberian vaksin itu sudah terjadwal.

“Setelah lewat sepekan mulai melambat disebabkan adanya cuaca buruk menyebabkan banyak anak yang sakit, lalu ada pula orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya untuk diberi vaksin Covid-19. Tapi kami akan tetap menjadwalkan vaksinasi anak ini hingga mencapai target,” tuturnya.

Dia mengatakan bila ada anak yang mau melakukan vaksin maka disarankan baik bagi guru maupun orang tua siswa langsung ke Puskesmas terdekat, “Itu bila hanya dua hingga tiga orang anak saja yang mau melakukan vaksinasi,” lanjutnya.

Sementara vaksinasi untuk lansia saat ini baru mencapai 38,50 persen atau yang sudah melaksanakan vaksinasi berjumlah 3.560 orang dari target yang ada yaitu 9.247 orang. Marfiah mengatakan pemberian vaksinasi kepada lansia di Kota Baubau ini sudah tergolong banyak karena mereka yang diberi vaksin adalah orang tua berusia 60 tahun keatas.

baca juga: Air PDAM Baubau Kembali Mengalir Normal di Kawasan Palagimata dan Kecamatan Betoambari Sesuai jadwal, Masyarakat Berterimakasih

“Angka 38.50 persen itu sudah tergolong banyak karena Lansia yang mendapatkan vaksinasi adalah mereka yang masih aktif untuk beraktifitas di luar rumah. Sebagian besar Lansia di Kota Baubau sudah tidak aktif lagi keluar rumah. Mereka lebih banyak berdiam diri di rumah saja. jadi kita tidak bisa juga memaksa para lansia yang berdiam diri di rumah seperti itu,” tuturnya. (***)