Peliput:Alyakin

PASARWAJO, BP – Usai acara pesta Adat yang diselenggarakan Masyarakat Desa Wolowa Baru Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton, muda mudi meminta agar panitia membuat acara joget, pada Sabtu malam (03/11/2016). Namun, pihak panitia acara sama sekali tidak mengizinkannya
Ketua Panitia, Parahadi mengungkapkan alasan tidak membolehkannya acara joget, karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan. Yang mana beberapa orang pemuda dari desa tetangga yang berdatangan sudah dibawah pengaruh alkohol.
“Saya sendiri yang putuskan kalau acara ini sudah selesai, tidak ada intervensi orang luar untuk dilaksanakan lagi acara joged, dapat mengundang kerawanan karena situasi yang sudah mulai memanas,” jelas dia.
Setelah ketua panitia mengumumkan di depan masyarakat Desa Wolowa Baru, salah seorang pemuda yang tidak diketahui namanya mengatakan, tidak mau terlibat dalam merapihkan peralatan di baruga, apabila tidak dilaksanakan acara joget. Dia juga menjamin, tidak akan terjadi keributan.
“Disini aman tidak ada kekacauan atau keributan, kami yang akan bertanggung jawab bila ada keributan,” serunya.
Walupun teriakan tersebut diduga memancing suasana, namun ketua panitia tetap tidak memberikan izin untuk membuat acara keramaian di Desa Wolowa Baru untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Pantaun Media ini, salah satu pengeras suara yang sering digunakan untuk acara joget sudah tersusun disamping Baruga serta terlihat anggota Polres Buton dan Polsek Wolowa bersatu untuk berjaga-jaga di sekitran baruga Desa Wolowa Baru dengan membawa senjata. (*)