Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Diawal tahun 2022 ini, meskipun pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dijalankan 100 persen, namun waktu berjalannya siswa melakukan PTM masih dibatasi. Rata-rata tiap sekolah hanya memberlakukan 3-4 jam untuk setiap kelompok belajar. Hal itu dilakukan pula di SMPN 2 Baubau.

Kepala Sekolah SMPN 2 Baubau Mucadi

Kepala sekolah SMPN 2 Baubau Mucadi mengatakan pihaknya untuk sementara memberlakukan jam belajar hanya 3-4 jam saat ini karena memang juga mengacu dari kesepakatan berasama dari empat menteri. “Dan memang juga mendapatkan dukungan dari Pemkot Baubau dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau,” katanya ketika diwawancara Baubau Post, Selasa (11/01/2012).

Mucadi pun mengungkapkan bawa saat ini siswa SMPN 2 Baubau yang tercatat melakukan vaksin untuk dosis pertama dan kedua yaitu pada kisaran anga 63 persen. Pihaknya akan terus mengupayakan agar anak didiknya yang belum vaksin agar bisa menjalani vaksinasi sehingga di sekolahnya bisa mencapai 100 persen.

“Sekarang ini kan baru masuk semester awal lagi, jadi kami akan mulai kembali membagikan formulir kepada orang tua murid yang berisi persetjuan anak melakukan vaksinasi covid-19. Suratnya ini kembali kami sebarkan. Sekolah harus meminta persetujua orang tua karena siswa SMP itu belum bisa mandiri. Beda kalau sudah SMA, mereka sudah bisa mengambil keputusan. Jadi kalau SMP harus ada sepengetahuan orang tua siswa,” katanya.

Untuk jadwal pemberlakuan PTM di SMPN 2 Baubau benar-benar normal sebagaimana sebelum adanya pandemik Covid-19, Kepsek SMPN 2 Baubau Mucadi mengatakan hal itu tidak diketahuinya dengan pasti. “Saya tidak tau juga kapan hal ini bisa normal, karena lagi-lagi itu kita mengacu kepada keputusan bersama empat menteri dan juga dukungan dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Dia pun meminta kerjasama para orang tua siswa agar bisa mengizinkan anaknya di vaksinasi. Mengingat kegiatan sekolah khususnya PTM sudah diberlakukan 100 persen meskipun jam belajarnya belum begitu normal. Vaksinasi ini penting agar kekebalan tubuh anak itu tetap terjaga dan lingkungan sekolah tetap aman dari penyebaran virus corona.

baca juga: Soal Video Mesum Pelajar di Baubau, Kepala UPTD PPA Mardiana Minta Pihak Sekolah Tidak Keluarkan Siswanya Begitu Saja

“Untuk tempat vaksinasi, selain disekolah, orang tua juga bisa mengantar anaknya ditempat-tempat yang sudah disediakan pemerintah untuk pelaksanaan vasin massal. Lebih bagus lagi kalau memilih tempat vaksinasi yang dekat dengan rumah para siswa. Silahkan memilih, kan saat ini setiap hari pemerintah mengumumkan ada tempat-tempat vaksinasi bagi warga Kota Baubau,” tutupnya. (***)

One thought on “Vaksinasi Siswa di SMPN2 Baubau Baru Capai 63 Persen, Sekolah Kembali Bagikan Formulir Vaksin Kepada Orang Tua”

Comments are closed.