Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Bupati Wakatobi, H Arhawi Ruda SE, resmi membuka event budaya Wakatobi Wonderful Festival And Expo (Wave) Tahun 2016. Bertempat di lapangan Merdeka Wangi-Wangi, Kamis (15/12). Wakatobi Wave dimeriahkan dengan sejumlah atraksi budaya lokal Wakatobi.
Arhawi Ruda, dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan Festival Wakatobi Wave merupakan kali kedua dan penyelenggaraan tahun kedua itu merupakan cermin komitmen dan konsistensi Pemkab Wakatobi untuk menyelenggarakan event itu secara berkelanjutan. “Wakatobi Wave ini, oleh pihak Kementerian Pariwisata RI, telah memasukkannya dalam kalender event nasional.” terang Arhawi Ruda.
Kata Arhawi Ruda, meskipun dari sisi etnis Wakatobi cenderung homogen namun sesungguhnya memiliki keragaman budaya yang sangat tinggi. Itu dapat dilihat dari fakta geografis Wakatobi yang merupakan wilayah kepulauan dengan empat pulau besar telah melahirkan nuansa kultural yang unik dan beragam.
Tidak mengherankan lanjut Arhawi Ruda, jika tahun ini Kabupaten Wakatobi kembali menyelenggarakan empat even besar berupa fesival berbasis kepulauan. “Bulan September lalu kita dilaksanakan festival Bharata Kahedupa di pulau Kaledupa. Dan pada awal bulan November juga kita laksanakan festival Pulau Tomia,” ucap Arhawi Ruda.
Menurutnya, meskipun bebera iven itu dilaksanakan dengan anggaran yang sangat minim namun karena besarnya antusias dan tingginya tingkat partisipasi masyarakat, pada akhirnya semua berjalan dengan baik dan sukses. Berbagai indicator itu menunjukan bahwa pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Wakatobi saat ini telah berjalan baik dan terus mengalami pertumbuhan yang positif.
Asisten Deputi Bidang Kepariwisataan Sekretariat Kabinet RI, Muh Arief Khumaidi, mengungkapkan jika pada awal keberadaannya di Wakatobi dirinya merasa bingung. Karena Bupati sangat berani mengangkat iven Wonderful. Setelah menyaksikan sejumlah atraksi budaya seperti Kansoda’a, barulah mengakui jika Wakatobi Wonderful.”Event ini unik sekali dan tidak ada di daerah lain seperti Konsodaa, adanya hanya di Wakatobi. Inilah yang bisa jual. Wonderful Wakatobi,” puji Muh Arief Khumaidi, dalam sambutan.
Untuk diketahui bahwa pada pembukaan Wakatobi Wave yang juga puncak kegiatan diramaikan dengan kehadiran kansodaa yang diperkirakan lebih dari 100 Kansodaa. Selain itu juga, ada ayunan dalam bahasa Wakatobi (Kabuenga). Ribuan masyarakat Wakatobi memadati lapangan Merdeka Wangi-Wangi. Kegiatan itu juga bertagline “gana pulo sa laro” yang artinya empat pulau satu hati. Dan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan baik itu dari para sarah (adat) yang ada di empat pulau di Wakatobi. Terdapat juga ratusan bahkan ribuan siswa-siswi semua jenjang sekolah. (***)

Pin It on Pinterest