Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Di masa pandemi, bahaya penanggulangan Narkoba harus tetap menjadi prioritas. Menurut Wakil Wali Kota Baubau, Monianse keduanya memiliki tingkat bahaya yang hampir sama.

Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse
Bahaya Covid-19 sama dengan Narkoba, Kata Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse

Hal itu diungkapkan dalam sambutannya pada rapat kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara, bersama Kota Baubau, Kabupaten Buton, Wakatobi, Buton Selatan, dan Buton Tengah di salah satu hotel di Baubau, Rabu (14/10).

“Kalau kita amati bersama, berbicara tentang narkoba dan Covid-19 sama saja. Di masa pandemi justru, para mafia narkoba memanfaatkan covid-19 sebagai pintu masuk untuk melancarkan bisnis mereka,” ungkapnya.

Monianse menyebut, bahaya Narkoba sudah cukup darurat. Dalam sehari kata dia, ada sekitar 40-50 orang yang meninggal disebabkan Narkoba.

“Data terakhir pengguna narkoba itu ada 3,6 juta jiwa, 27 persen di antaranya adalah siswa SMA dan perguruan tinggi,” sebutnya.

BACA JUGA: Wawali Baubau Monianse : Narkoba Harus Ditangani Serius

Dalam momentum rapat kerja ini, dirinya mengajak agar penanggulangan Narkoba tidak dikesampingkan dan dijadikan salah satu program prioritas di daerah. Monianse menilai, di Kota Baubau beberapa program penanggulangan Narkoba dihilangkan.

“Misalnya di dinas perhubungan tes urine sopir antar daerah dihapus, kemudian kerja sama dinas kesehatan dan Pol PP untuk tes urine juga terhapus,” tandasnya.

Orang nomor dua di Kota Baubau ini berharap, agar semua unsur memiliki pandangan yang sama dalam penanggulangan Narkoba. Sehingga pada penganggaran tahun berikutnya, dapat dialokasikan secara proporsional untuk penanggulangan Narkoba. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest