Peliput: Prasetio M — Editor: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Waspada bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baubau jalin kerjasama dengan semua pihak, baik instansi pemerintah maupun instansi vertikal lainnya. Salah satunya sinergritas yang baik antara BPBD Baubau dengan UPTD KPH Unit V Wakonti untuk bersama-sama mejaga kawasan hutan Wakonti agar terhindar dari bencana kebakaran.

La Ode Muslimin Hibali (Depan)

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalasa) BPBD Baubau La Ode Muslimin Hibali, saat di temui Baubau Post di ruangannya, Rabu (26/08).

” Kewaspadaan akan bahaya kebakaran ini dibutuhkan oleh semua pihak, bukan hanya pemerintah tapi seluruh unsur masyarakat di hutan andalan kita itu (Hutan Wakonti-red), karena ada sumber mata air yang patut kita jaga bersama. Jangan ada upaya-upaya pembakaran karena akan merembet apabila apinya sudah tidak terkendali,” kata Muslimin.

Dikatakan, Kota Baubau memiliki beberapa lokasi hutan yang mudah terbakar, seperti hutan di Kecamatan Sorawolio, Kokalukuna, Bungi serta Betoambari tepatnya wilayah Waborobo. Untuk potensi kebakaran kawasan pemukiman berada di Kecamatan Wolio, Batupoaro dan Murhum, sehingga dibutuhkan kewaspadaan masyarakat agar saat melakukan aktifitas harus waspada, serta teliti saat akan keluar rumah.

” Utamanya di kecamatan wolio ada kawasan pemukimannya cukup padat, seperti Bataraguru, Tomba, Wale dan wangkanapi,” ungkapnya

BPBD Baubau, kata Muslimin telah memiliki Satgas Bencana, namun karena pandemi Covid-19 maka pihaknya memusatkan perhatian dalam penanganan seperti, kegiatan chek point, penyemprotan disinfektan. Tetapi jika terjadi bencana dan pihaknya dibutuhkan, maka Satgas tersebut akan di turunkan untuk melakukan tugasnya.

Untuk menghindari terjadinya bencana Karhutla, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang merokok dan melintasi kawasan hutan maupun lahan yang mudah terbakar, untuk tidak membuang puntung rokoknya sembarangan.

” Kepada pengendara jangan membuang puntung rokoknya sembarangan, matikan dulu puntung rokoknya jika masih ada apinya, karena itu gampang memicu kebakaran, utamanya di wilayah yang memiliki lahan yang mudah terbakar tadi antara lain jalur Pasarwajo-Baubau, Kapuntori-Baubau, Waborobo-Batauga,” tutupnya. (**)

Pin It on Pinterest