Laporan: Hasrin

BAUBAU, BP-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalu Dinas Sosial Sultra memberikan perhatian terhadap pahlawan nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) khususnya untuk kawasan makamnya begitu besar.


Bahkan, Pemprov Sultra telah merencanakan pembangunan kawasan makam pahlawan nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Sosial Sultra telah menggelar seminar awal yang dilaksanakan di metro entertainment Kota Baubau Senin (27/12/2021).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse dan turut dihadiri oleh Kadis Sosial Sultra Drs Armunanto dan anggota DPRD Provinsi Sultra perwakilan Kepton Fajar Ishak Daeng Jaya serta seluruh stakeholder yang ada di Kota Baubau.

La Ode Ahmad Monianse mengatakan, salah satu identifikasi bangsa besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Pahlawan adalah pelaku sejarah yang menjadi orientasi/panutan karena nilai-nilai perjuangannya dapat memberi inspirasi dan perbuatan bagi masyarakat dan bangsa serta salah satu faktor penggerak utama sejarah. Dalam dimensi inilah, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi memperoleh tempat dalam ruang kognisi (ingatan kolektif) rakyat Buton. Kegigihannya dalam melawan VOC/Belanda di Buton bukan saja masih diingat tetapi tertanam dan terus hidup dalam sanubari rakyat. Nama besarnya yang dimonumentalkan menjadi nama beberapa sarana publik yang merupakan refleksi penghormatan akan jasa besar yang pernah diukirnya selama kurang lebih 3 abad silam di negeri Khalifatul Khamis.
Sultan Muhammad Saidi yang memiliki nama kecil La Karambau ungkap La Ode Ahmad Monianse adalah sang pejuang besar yang legendaris dan telah lama tiada tetapi realitas perjuangannya melawan Belanda telah menjadi referensi berharga yang memerintahkan stigmasasi sejarah bahwa Buton adalah sekutu abadi Belanda. Stigma sejarah seperti inilah yang menyebabkan Buton selama ini terabaikan dalam khasanah pustaka sejarah nasionalisme Indonesia.
Selain itu, dalam perjalanan sejarah Bangsa Indonesia, Sultan Himayatuddin adalah satu diantara tokoh yang telah mengempriskan peran besar dalam membela harkat dan martabat bangsa dari cengkraman Belanda. “Dalam kaca mata ke-Indonesia-an kini, esensi perjuangan sama dengan deretan pahlawan nasional lainnya Diponegoro, Imam Bonjol, Sisingamangaraja, Hasanuddin dan lain-lainnya,”ungkapnya.\

baca juga: Hadiri Pencanangan Zona Integritas, Wawali Baubau Tekankan Pentingnya Implementas
Sehubungan dengan diadakannya perencanaan kawasan makam pahlawan nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi yang terdiri dari perencanaan pagar kawasan makam, perencanaan lahan parkir, perencanaan dinding penahan tanah dan perencanaan taman dan RTH, Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse berharap agar dapat berkontribusi secara positif terhadap pembangunan khususnya di Kota Baubau.(**)

One thought on “Wawali Baubau La Ode Ahmad Monianse Buka Seminar Awal Perencanaan Kawasan Makam Pahlawan Nasional Oputa Yi Koo”

Comments are closed.