kontingan Kota Baubau dalam Kegiatan MRQ tingkat Sultra yang dilaksanakan secara virtual

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP-Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse yang juga selaku ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Baubau mengaku optimis akan kesiapan peserta (kafilah) Kota Baubau untuk tampil maksimal dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2020 yang di gelar secara virtual. Hal tersebut ia ungkapkan di ruang kerjanya usai mengikuti pembukaan MTQ ke XXVIII tingkat Sultra secara virtual Senin (21/09/2020), sebagaimana dirilis Kominfo Baubau

kontingan Kota Baubau dalam Kegiatan MRQ tingkat Sultra yang dilaksanakan secara virtual
kontingan Kota Baubau dalam Kegiatan MRQ tingkat Sultra yang dilaksanakan secara virtual

Monianse menyadari, pelaksanaan MTQ secata virtual yang menjadi kendala adalah keterbatasan fasilitas Teknologi Informasi (IT) terutama audio vidio. Untuk itu, pihaknya terus berupaya agar IT tersebut dapat dimaksimalkan. “Kita berupaya untuk tampil lebih baik dan maksimal, bahkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kita tidak muluk-muluk untuk melakukan persiapan-persiapan ini, karena kami menyadari bahwa dengan MTQ virtual seperti ini pasti banyak kendalanya. Untuk itu kami terus berupaya agar kendala-kendala itu dapat diminimalisir”, ujarnya.

Orang nomor dua di Kota Baubau ini mengungkapkan, dalam mengikuti ajang tersebut kafilah Baubau mengusung 43 peserta yang siap tanding. Ia menambahkan bahwa, 43 peserta tersebut akan berkompetisi dalam 7 cabang lomba yang terdiri dari 43 golongan. Dan pada MTQ tahun 2020 ini ada beberapa cabang lomba yang tidak di ikuti. Cabang lomba tersebut di antaranya lomba Hafalan Al-Qur’an 30 juz dan tafsir bahasa Inggris serta bahasa Arab.

Sedangkan terkait lokasi untuk tempat peserta mengikuti lomba sudah disiapkan. Demikian pula untuk jaringan internet sudah dipermantap. Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan Generator untuk mengantisipasi adanya gangguan jaringan listrik dari PLN. Pasalnya, pihaknya tidak ingin peserta kehilangan kesempatan untuk berkompetisi hanya karena adanya gangguan jaringan interner maupun listrik.

iklan corona baubau
iklan

“Segala kemungkinan akan adanya gangguan kami sudah persiapkan, termasuk jaringan internet kami sudah surati pihak Telkom untuk tetap menjaga kualitas jaringan dan PLN juga kami sudah koordinasi. Namun kami juga tetap menyediakan Genset untuk mengantisipasi adanya gangguan yang tidak terduga. Untuk itu saya atas nama pemerintah Kota Baubau dan LPTQ mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak terutama dinas KOMINFO atas segala upayanya untuk mempersiapkan lombah ini sehingga peserta kita dapat tampil lebih bagus dengan IT yang ada”, katanya.(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest