Pewarta: Gamal Bapal

AHSAINA Nachla Euroweena atau biasa disapa Weena berhasil menyabet penghargaan Anugerah Utama pada Malam Grand Final Indonesia Top Model di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (25/6/22).

Gadis cantik perwakilan Sultra itu sukses mengungguli kontestan lain dari berbagai provinsi di Indonesia yang turut bersaing dalam ajang model tingkat nasional tersebut.

Selain memboyong predikat Top Model, peragawati berusia 18 tahun itu diketahui ikut menyabet gelar Putri Fotogenic.

Sebagaimana diketahui Top Model Indonesia merupakan ajang lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI).

Melaju dalam babak Grand Final Top Model Indonesia sebagai perwakilan Provinsi Sultra, Weena sempat menjalani proses karantina selama 4 hari sejak 22-25 Juni di Jakarta.

Selama masa karantina, para peserta mendapat pelatihan meliputi kemampuan fotomodeling, catwalk, kepribadian, intelegensia dan pergaulan, serta berbagai soft skill lainnya. Materi umum seperti kesadaran perpajakan dan kewaspadaan narkoba juga diberikan.

Ketua Yayasan Pembina Model Indonesia (YPMI), Iwan Setiawan menyebutkan ada beberapa aspek penilaian untuk menjadi juara Top Model. Mulai dari penampilan fisik, kecerdasan dan kemampuan membangun persahabatan (relationship). Para finalis juga dituntut piawai tampil di atas catwalk, fotogenik, fashion dan memiliki personality atau istilah umum biasa disebut B-3 (Brain- Behaviour-Beauty) yang munpuni.

Sementara itu, Regional Director YPMI untuk Wilayah Sultra, Rayyan Haris, yang juga sebagai instruktur peserta kontes asal Sultra, mengatakan bahwa pencapaian Sultra tahun 2022 ini adalah yang terbaik semenjak pelaksanaan Contest Indonesia Top Model yang dilaksanakan sejak Tahun 1985.

Sebab, di samping menyabet anugrah utama, yakni Anugrah Top Model, perwakilan Sultra juga sukses memboyong 17 anugrah kategori lainnya, seperti best fotogenic, catwalk, talent, persahabatan dan beberapa kategori lainnya.

Weena mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas prestasi dan dukungan sejumlah pihak yang telah membantu selama mengikuti ajang kontes nasional.

baca juga: Warung Semi Permanen Terbakar di Muna Barat Hanguskan Laptop, Kulkas dan Uang Rp 32 Juta

“Anak-anak berbakat dari daerah pun juga dapat berprestasi di tingkat nasional, kuncinya adalah ketekunan, kedisiplinan dan doa,” ujar Weena.(**)