Haliana saat memberikan sambutan di Desa Patuno

Peliput: Zul Ps — Editor: Hasrin Ilmi

WANGI-WANGI,BP – Demi menciptakan kondisi perpolitikan yang baik sehingga cita pembangunan dalam ber-Wakatobi, maka langkah terbaik adalah membangun kesadaran untuk menghilangkan sekat politik identitas warna, Sehingga terbentuk rasa persatuan dan kesatuan yang akan memudahkan terwujudnya pembangunan kedepannya.

Haliana saat memberikan sambutan di Desa Patuno
Haliana saat memberikan sambutan di Desa Patuno

Politik identitas warna ini memang telah menjamur dikalangan masyarakat Wakatobi. Misalnya, warna merah identik dengan mendukungan pasangan calon (Paslon) yang diusung dari partai PDI-Perjuangan, Haliana-Ilmiati Daud sementara warna kuning identik dengan Paslon H Arhawi-Hardin La Omo (Halo) yang diusung melalui partai Golkar.

Dalam sambutannya saat menghadiri undangan silahturahmi di Desa Patuno Kecamatan Wangi-Wangi, Haliana yang merupakan rifal politik H Arhawi ini mengatakan, agar sekat politik identitas warna ini jangan dianggap remeh, sehingga hal ini tentu akan menjadi PR bersama, terlebih nanti bila dirinya menang dalam perhelatan politik 2020 ini.

“ Perlu saya ulas sedikit, Kita di Wakatobi ini bayangkan. Sudah lima tahun, antara merah dan biru tidak pernah bersatu, antara merah dan kuning tidak pernah bersatu, Kenapa?, inikan dipelihara hanya untuk kepentingan politik.” Ungkapnya pada Selasa (15/09).

Terkait hal ini, Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Wakatobi Haliana ini juga menekankan kembali kepada ratusan masyarakat yang hadir pada saat itu, agar hal ini jangan dianggap enteng. Pasalnya, bila masyarakat tidak bersatu maka dan tetap konsiten akan perbedaan maka yakin dan percaya pembangunan tidak akan berhasil.

“ Coba liat keadaan kita sekarang, Hotosaia’a (Kegiatan adat_Red) masih ada merah dan kuning, apalagi sekarang dekat-dekat Pilkada. Merah dan kuning sangat jelas, nah itulah yang sekarang membuat kita tidak maju.” Sambungnya.

Lanjutnya, ketidak adanya kesadaran akan pentingnya persatuan ini berdampak pada kehidupan sosial bermasyarakat. Sehingga perlunya pembagunan karakter, kemudian jika ini tidak bisa diatasi serta dibiarkan berlarut maka pembangunan sekali lagi tidak akan berhasil. Sehingga hal, baik untuk menjadi misi Bupati Wakatobi kedepannya,

“ Kenapa penting untuk bersatu, ya tentu saja bagaimana misi Bupati, bagaimana Mimpi Bupati bisa disampaikan kepada masyarakat untuk bisa dilaksanakan dan dibantu oleh masyarakat.” tukasnya(*)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel:

KOMPLOTAN PERAMPOK BERSENJATA TAJAM YANG SEMPAT MENYEKAP KORBANNYA DI BUTON UTARA DITANGKAP POLISI

Kawanan perampok bersenjata tajam berhasil diamankan Polres Buton Utara (Butur). Kawanan perampok itu sempat menyekap korbannya dalam kamar. Mereka berasal dari luar Buton Utara. Sejumlah barang bukti berupa ATM, beras, parang, obeng, dan senjata tajam jenis lainnya termasuk linggis berhasil diamankan oleh aparat kepolisian Buton Utara.@BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest