Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan Kota Baubau bebas dari masyarakat yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Tercatat sudah ada 13 kelurahan di Kota Baubau yang dinyatakan bebas BABS.

Walikota Baubau Dr H AS Tamrin MH dalam sambutannya pada Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan di pelataran Dinas Kesehatan, Jumat (29/12) mengatakan, komitmen Pemkot Baubau untuk menjadikan daerah ini bersih dan sehat. Terlebih Kota Baubau telah meraih predikat Kota Sehat.

“Hidup sehat menjadi impian setiap orang, masyarakat yang sehat lebih produktif, sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih kesejahteraan dan prestasi,” katanya.

AS Tamrin menyayangkan, masih ada perilaku masyarakat yang buang air disembarang tempat. Kebiasaan ini menurutnya, dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.

“Pada gilirannya akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat,” tandasnya.

AS Tamrin mengapresiasi 13 kelurahan yang dinyatakan bebas BABS. Kelurahan tersebut yakni Bukit Wolio Indah (BWI), Tomba, Tanganapada, Melai, Tarafu, Lanto, Lipu, Sulaa, Waborobo, Ngkaring-karing, Kampeonaho, Lowu-lowu dan Liwuto.

Diharapkan, 30 kelurahan lainnya dapat menerapkan Stop Buang Air Besar Sembarangan di wilayahnya. AS Tamrin menekankan kepada camat dan lurah untuk menyukseskan program ini.

“Apakah kecamatan dan kelurahan lain sanggup?,” tantangnya.

Selain itu, Pemkot Baubau juga mendukung program pemerintah dalam rangka Universal Acces Air Minum dan Sanitasi Pada Akhir Tahun 2019. (**)

Pin It on Pinterest