Peliput Alyakin
PASARWAJO, BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menerima penghargaan dari pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara, tentang perencanaan Pembangunan daerah pada tahun 2018. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi di salah satu Hotel di Kota Kendari Senin (16/04)
Meskipun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) diapresiasi serta mendapatkan penghargaan dari Pemprov Sultra. Namun Kepala Bappeda, Ahmat Mulia berharap perencanaan pembangunan daerah dapat terealisasi sesuai perencaanaan yang ditargetkan.
“Dari sisi dokumen Perencanaan telah konsisten, namun dari sisi pelaksanaan belum dapat diprediksi karena sementara dalam proses, namun kami berharap antara target rencana dan realisasi dapat sejalan,” kata Kepala Bappeda, Ahmat Mulia ketika dikonfirmasi Baubau Post Post
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton mendapatkan penghargaan dari Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara,
Teguh Setyabudi. “Saat musrenbang Provinsi, kita dapat penghargaan dan diberikan langsung oleh Pj Gubernur, Teguh Setyabudi,” Ungkapnya
Kepala Bappeda, Ahmad Mulia begitu senang dan bahagia karena telah mendapatkan penghargaan dari Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Teguh Setyabudi, Pasalnya, Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi perencanaan Daerah Kabupaten Buton sangat diapresiasi oleh pemerintah Pemprov karena sesuai dengan perencanaan pembangunan Nasional.
“Bahagia dan bangga, serta menjadi tanggungjawab moril buat daerah bagi perencanaan pembangunan kedepan dan tahun lalu pernah juga dapat, pangkripta bahteramas,” tuturnya
Kendati Demikian, pihaknya menghimbau kepada para kabid dan staf serta seluruh perencana OPD untuk tetap menjalin kekompakan dan kerjasama yang baik sebab sebagai aparat pemerintah atau abdi negara ikhlas dalam bekerja dan jadikan kritikan sebagai upaya meningkatkan kecerdasan emosional.
“Keikhlasan dalam bekerja sesungguhnya merupakan kebahagian tertinggi dalam pengabdian kita sebagai aparat pemerintah dan abdi negara, jadikan pekerjaan perencanaan itu sebagai ladang ibadah untuk mempertajam kecerdasan spritual kita pada sesama karena Sesungguhnya setiap jerih payah kalian tdk ada yang sia dan salam kompak selalu,” tandasnya (*)

