Peliput: Nelvida A Editor: Arianto W
BAUBAU, BP- Bolos di kalangan pelajar mulai meningkat serta mempengaruhi sejumlah siswa di SMPN 9 Baubau. Untuk mengantisipasi kegiatan membolos semakin meluas di kalangan pelajar, pihak sekolah meningkatkan Bimbingan Konseling (BK).
Kepala SMPN 9 Baubau Mahmud SPd MSc mengatakan, jenis pelanggaran yang marak terjadi dan cenderung dilakukan oleh siswa ialah bolos. Hal itu bukan merupakan jenis pelanggaran baru, melainkan telah membudaya dalam aktifitas sehari-hari di sekolah.
” Bolos merupakan menu utama dan bukan hal baru lagi. Bahkan ketika kami mengadakan pengayaan, ada yang sengaja meninggalkan pengayaan,” jelasnya.
Lingkungan sekolah sangat berpengaruh terhadap perilaku para pelajar, hal ini dikarenakan siswa yang duduk di bangku sekolah tingkatan pertama sangat mudah terpengaruh terhadap lingkungan, sehingga mudah ikut-ikutan melakukan aksi bolos. Berdasarkan hasil amatannya, sering kali ia melihat ada sekelompok pelajar yang melakukan aksi bolos tersebut.
” Ada beberapa siswa yang pintar dalam kelas, namun karena dipengaruhi oleh siswa nakal sehingga membuat mereka terjangkit untuk melakukan hal-hal buruk. Seringkali pihak sekolah menemukan sekelompok pelajar yang melakukan pelanggaran tersebut,” ungkapnya.
Untuk meminimalisir kecenderungan siswa membolos, pihak sekolah melakukan bimbingan terlebih dahulu melalui fungsi guru Bimbingan Konselin (BK). Namun, jika belum efektif, maka alternatif yang akan diambil dengan menyurati kedua orang tua atau wali siswa untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
” Kami pihak sekolah sudah melakukan langkah-langkah untuk menindaklanjuti hal tersebut, yaitu dengan melaporkannya ke guru BK dan memanggil para siswa untuk diproses. Namun jika masih diulangi lagi, maka kami akan menyurati orang tua mereka untuk datang ke sekolah,” tutupnya (#)

