F01.5 Keramaian Pantai Nirwana di hari minggu. FOTO Zaman Adha

Catatan: Nelvida A

Tidak hanya pantai selatan di Yogyakarta yang populer karena keindahannya, pantai di sebelah selatan di Kota Baubau pun tidak kalah eloknya. Pantai ini dikenal memiliki pasir putih yang bersih, dan menarik.

Salah satu destinasi wisata alam di Kota Baubau ini memang layak dikunjungi. Meski telah banyak tempat wisata lainnya di Kota Baubau, namun Pantai Nirwana tetap menjadi pilihan keluarga untuk mengisi akhir pekannya.

Setiap hari minggu, ratusan warga dari kota ini memadati Pantai Nirwana. Apalagi libur panjang kemarin, sudah tentu pantai ini menjadi incaran. Pemandangan birunya air laut yang dipadukan dengan langit birunya, menambah eksotis pemandangan pantai itu.

Siang itu, Minggu (22/04) matahari cukup terik. Meski begitu tidak menyurutkan semangat saya dan teman-teman untuk mengadakan suatu acara. Memang Pemerintah Kota Baubau telah menyediakan beberapa gazebo, maupun fasilitas penunjang yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Selain gazebo, rupanya di pantai ini juga tersedia beberapa wahana Banana Boat yang ditarik menggunakan Speed Boat berkeliling di sepanjang perairan pantai. Pengunjung dapat menyewa dengan dipatok tarif tertentu oleh pengelola.

Tersedia juga sampan (koli-koli) yang disewakan. Selain dapat menyehatkan badan, berdayung sampan juga dapat memberikan kesenangan tersendiri bagi penggunanya.

Acara yang kami adakan cukup sederhana, namun begitu cukup menyenangkan. Ikan yang telah dibakar, kemudian disajikan bersama nasi, kasuami, sayur, colo-colo dan pelengkap lainnya. Makan bersama kawan-kawan ditemani indahnya pemandangan pantai, lengkap sudah, perut kenyang, mata juga dimanjakan.

Selain kami, banyak juga rombongan pengunjung yang mengadakan acara serupa. Pantai Nirwana memang sarana publik yang dapat digunakan oleh siapa saja. Selain murah, lokasinya juga sangat mudah dijangkau karena dekat dengan pusat kota, berjarak sekitar 11 kilometer.

Namun yang harus diperhatikan setiap pengunjung ketika mengadakan acara serupa, yakni mengenai kebersihan. Sampah-sampah plastik maupun yang lainnya, harus dibuang ke tempat sampah yang telah tersedia.

Kan sayang, pantai yang indah tapi bersampah. Apalagi seperti yang kita ketahui, kalau sampah-sampah plastik itu sulit terurai, kalau terbawa ke laut akan mencemari perairan yang akan berdampak buruk pada ekosistem di dalamnya. Telah banyak kasus dimana hewan-hewan laut mati karena memakan sampah plastik, tentu kita tidak ingin anomali itu terjadi di Kota Baubau.

Untuk itu, pemerintah perlu menyediakan fasilitas persampahan yang lebih memadai di Pantai Nirwana. Yang perlu juga menjadi perhatian, mengenai akses jalan masuk yang sudah rusak, agar dilakukan pengaspalan. Sejatinya, fasilitas memadai maupun pengelolaan tempat wisata yang baik, akan mendatangkan banyak wisatawan.

Mengenai penarikan retribusi masuk, mungkin perlu didampingi oleh petugas dari unsur pemerintah, agar lebih terkontrol. Karena retribusi itu akan menjadi pemasukan bagi daerah atau dapat dipergunakan untuk melengkapi fasilitas pantai.

Terlepas dari itu, Pantai Nirwana masih menyimpan banyak potensi keindahan yang perlu dieksplor. Sehingga tidak salah jika Pantai Nirwana dijadikan sebagai simbol pariwisata di daerah ini, yang juga dikenal sebagai kota pesisir. (#)

Visited 2 times, 1 visit(s) today